KEISLAMAN

Sunnah Sebelum Sholat Idul Adha

Yahya Sukamdani| Selasa, 03/06/2025
Menurut ajaran Nabi Muhammad SAW, terdapat beberapa amalan sunnah yang dapat memperindah pelaksanaan ibadah Ilustrasi sholat (foto:media harapan)

Terasmuslim.com - Umat Islam di seluruh dunia tengah bersiap menyambut Hari Raya Idul Adha, salah satu momen penting dalam kalender Hijriyah yang identik dengan semangat pengorbanan dan kepedulian sosial. Tak hanya menyembelih hewan kurban, pelaksanaan Sholat Idul Adha juga memiliki sejumlah sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan sebelum berangkat ke tempat sholat.

Menurut ajaran Nabi Muhammad SAW, terdapat beberapa amalan sunnah yang dapat memperindah pelaksanaan ibadah di hari besar ini. Berikut beberapa di antaranya:

1. Mandi Sebelum Sholat

Mandi atau ghusl sebelum melaksanakan Sholat Id menjadi sunnah pertama yang dianjurkan. Praktik ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kesucian diri dalam menyambut hari yang agung. Tradisi ini sudah dilakukan oleh para sahabat Nabi, seperti Abdullah bin Umar RA.

Baca juga :

2. Mengenakan Pakaian Terbaik

Sunnah berikutnya adalah mengenakan pakaian terbaik yang dimiliki, meskipun tidak harus baru. Laki-laki disarankan memakai pakaian bersih dan wangi, sedangkan bagi perempuan ditekankan untuk berpakaian sopan dan tidak memakai wewangian jika hendak ke tempat umum.

3. Tidak Sarapan Sebelum Sholat

Berbeda dengan Idul Fitri yang dianjurkan makan terlebih dahulu sebelum sholat, pada Idul Adha disunnahkan untuk menunda makan hingga selesai sholat dan penyembelihan hewan kurban. Hal ini dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits-hadits sahih.

4. Memperbanyak Takbir

Takbir menjadi ciri khas hari-hari besar Islam. Pada Idul Adha, umat Islam disunnahkan untuk memperbanyak bacaan takbir sejak malam 10 Dzulhijjah hingga hari-hari tasyrik. Di pagi hari sebelum sholat dimulai, gema takbir diharapkan menggema di masjid-masjid dan lapangan.

5. Berangkat Lebih Awal ke Tempat Sholat

Datang lebih awal ke tempat pelaksanaan Sholat Idul Adha juga termasuk sunnah yang diajarkan Nabi. Tujuannya adalah untuk menunjukkan kesungguhan dalam menyambut hari raya dan juga mempersiapkan diri secara spiritual.

6. Menggunakan Jalan yang Berbeda Saat Pergi dan Pulang

Sunnah terakhir yang sering kali terlupakan adalah berangkat dan pulang melalui jalan yang berbeda. Praktik ini memiliki nilai simbolik sebagai bentuk syiar Islam dan memperluas kesempatan bertemu serta menyapa sesama Muslim.

Pelaksanaan sunnah-sunnah ini bukanlah kewajiban, namun menjadi penyempurna ibadah dan bentuk keteladanan terhadap Nabi Muhammad SAW. Dengan mengikuti sunnah-sunnah tersebut, umat Islam tidak hanya menunaikan kewajiban ritual, tetapi juga menyemarakkan semangat Idul Adha dengan keindahan adab dan akhlak.

TAGS : Umat Islam Idul Adha Ibadah Muslim

Terkini