KEISLAMAN

Tradisi Haji yang Mulai Terlupakan di Indonesia

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Sabtu, 31/05/2025
Beberapa tradisi haji yang berharga mulai terlupakan di Indonesia akibat perubahan zaman dan gaya hidup. Menghidupkan kembali tradisi tersebut penting untuk memperkuat makna ibadah haji dan menjaga warisan budaya umat Islam. Ilustrasi - khataman Al-Qur`an yang biasa dilakukan oleh para calon jemaah haji (Foto: Ist)

Jakarta, Terasmuslim.com - Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang penuh makna dan tradisi yang telah dijalankan selama berabad-abad oleh umat Muslim Indonesia. Namun, di era modern saat ini, beberapa tradisi haji yang dulu sangat melekat mulai tergerus dan terlupakan oleh generasi baru calon jamaah haji.

Salah satu tradisi yang mulai jarang dilakukan adalah khataman Al-Qur`an sebelum berangkat haji. Dahulu, para jamaah haji Indonesia seringkali mengkhatamkan Al-Qur`an secara penuh sebagai bentuk persiapan spiritual menyambut ibadah yang mulia ini.

Khataman ini menjadi momen penting yang dilakukan bersama keluarga atau komunitas sebagai penguat iman dan doa agar perjalanan haji lancar dan diterima oleh Allah SWT.

Selain itu, tradisi menyusun catatan doa dan niat khusus juga mulai berkurang. Biasanya, calon jamaah haji membuat doa-doa pribadi atau niat khusus yang ditulis dan dibaca berulang kali sebelum berangkat. Tradisi ini berfungsi sebagai pengingat dan penguat hati selama melaksanakan ibadah.

Baca juga :

Kemudian, tradisi berbagi makanan khas daerah kepada tetangga dan kerabat sebelum berangkat haji juga mulai berkurang. Tradisi ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tapi juga melambangkan rasa syukur dan berbagi kebahagiaan atas kesempatan menunaikan ibadah haji.

Para ahli dan tokoh agama mengingatkan agar calon jamaah haji dan keluarga dapat menghidupkan kembali tradisi-tradisi mulia tersebut, agar ibadah haji tidak hanya menjadi ritual fisik tetapi juga mengandung nilai spiritual dan sosial yang mendalam.

 

TAGS : Haji tradisi Indonesia

Terkini