
Menag memberikan key note speech (Foto: kemenag)
Terasmuslim.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyerukan pentingnya menghapuskan diskriminasi peran antara laki-laki dan perempuan dalam kehidupan beragama maupun berbangsa.
Pesan ini disampaikan dalam acara Silaturahmi dan Berbagi yang digelar oleh Ayana Foundation di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Senin (21/4).
“Tak perlu lagi ada dikotomi antara Kartini dan Kartono. Sering kali laki-lakinya unggul, sementara perempuan tertinggal. Keduanya harus setara,” kata Nasaruddin Umar di hadapan para peserta.
Dalam pidatonya, Menag menegaskan bahwa keberhasilan seseorang tidak selalu dilihat dari pangkat atau jabatan, tetapi dari daya juangnya dalam menjalani peran di masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa dalam ajaran Islam, baik laki-laki maupun perempuan memiliki kedudukan yang sejajar. Bahkan, menurutnya, kaum perempuan sering menunjukkan kualitas spiritual yang lebih dalam.
“Laki-laki dan perempuan sama-sama diciptakan sebagai khalifah di bumi, sekaligus sebagai hamba Allah. Tidak boleh ada lagi bias gender dalam menilai peran seseorang,” ujarnya tegas.
Menag pun mengajak masyarakat untuk menjadikan Hari Kartini sebagai momen refleksi atas pentingnya keadilan gender dalam praktik keagamaan dan sosial.
“Di mana ada semangat, di situ tumbuh kekuatan. Di mana ada kemauan, di situ terbuka jalan,” tutup Nasaruddin Umar dalam sambutannya.
TAGS : Menag Nasaruddin Umar Perempuan Diskriminasi