
Ilustrasi (Foto: Tirto)
Terasmuslim.com - Banyak orang yang merasa dihantui oleh perasaan bersalah dan ingatan akan dosa-dosa masa lalu saat sedang beribadah. Tiba-tiba muncul rasa tidak pantas untuk menghadap Allah, bahkan merasa seolah-olah ibadah yang dilakukan tidak akan diterima. Padahal, kondisi seperti ini bisa jadi adalah bentuk tipu daya setan yang ingin menjauhkan manusia dari jalan kebaikan.
Hal ini disampaikan oleh sejumlah ulama dan dai dalam berbagai kajian. Mereka menekankan bahwa meskipun perasaan berdosa adalah bentuk dari kesadaran diri yang baik, namun jika perasaan itu justru membuat seseorang putus asa dari rahmat Allah, maka itulah permainan setan.
Setan menggunakan banyak cara untuk menggoda manusia, dan salah satunya adalah dengan membangkitkan rasa pesimis saat manusia sedang berada di jalan yang benar. Ketika seseorang mulai rajin shalat, membaca Al-Qur`an, atau memperbanyak amal soleh, setan akan berusaha melemahkan semangat itu dengan membisikkan: “Untuk apa kamu ibadah? Dosamu terlalu banyak, tidak mungkin diampuni.”
Ini adalah bentuk was-was (bisikan jahat) yang jika tidak disadari, bisa membuat seseorang menjauh dari ibadah. Rasa minder, malu kepada Allah, bahkan merasa tidak layak berdoa, semua itu adalah bentuk jebakan yang membahayakan spiritual seseorang.
Padahal, dalam Islam, tidak ada dosa yang tidak bisa diampuni, selama seseorang benar-benar bertaubat. Allah SWT berfirman dalam surah Az-Zumar ayat 53:
"Katakanlah, wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dia-lah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang."
Ayat ini menegaskan bahwa harapan dan ampunan Allah selalu terbuka, tidak peduli seberapa besar dosa yang dilakukan. Justru, ibadah yang dilakukan dengan hati yang penuh kesadaran akan kesalahan akan menjadi lebih bermakna dan lebih bernilai di sisi Allah.
Buya Yahya dalam beberapa ceramahnya juga menekankan bahwa ketika seseorang mulai berubah ke arah lebih baik, setan akan berusaha menyerang dari sisi rasa malu dan tidak pantas. "Setan akan berkata, `Kamu sok suci! Padahal kamu pernah begini dan begitu.` Tapi itu semua adalah trik agar kamu kembali jatuh," ujarnya.
Oleh karena itu, jangan pernah berhenti beribadah hanya karena merasa penuh dosa. Justru ibadah adalah cara terbaik untuk membersihkan diri dari dosa-dosa tersebut. Rasulullah SAW bersabda:
"Setiap anak Adam adalah pendosa, dan sebaik-baik pendosa adalah yang bertaubat." (HR. Tirmidzi)
TAGS : Ibadah Dosa Rekayasa Setan Rasulullah SAW