
Ilustrasi (Foto: pixabay)
Terasmuslim.com - Salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW adalah saat beliau hijrah dari Makkah ke Madinah. Kedatangan Nabi Muhammad SAW disambut dengan penuh kegembiraan oleh penduduk Madinah yang telah lama menantikan kehadiran beliau.
Momen ini tidak hanya menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam, tetapi juga menggetarkan hati setiap muslim yang mengenangnya. Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, beliau disambut dengan lantunan shalawat dan nyanyian indah yang kini dikenal dengan syair "Thola`al Badru ‘Alaina."
Anak-anak, wanita, dan para sahabat menyambut beliau dengan penuh suka cita. Mereka mengiringi Rasulullah dengan wajah penuh kegembiraan, tanda ketulusan dan kebahagiaan atas kedatangan pemimpin yang mereka nantikan.
Shalawat Thala’al Badru ‘Alaina menjadi simbol cinta dan penghormatan yang mendalam dari penduduk Madinah kepada Nabi Muhammad SAW. Liriknya yang indah menceritakan tentang kebahagiaan kaum Anshar saat melihat wajah Rasulullah SAW yang bercahaya bagaikan bulan purnama yang muncul dari lembah Wada`.
Shalawat ini terus dikenang dan dinyanyikan oleh umat Islam di seluruh dunia sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Nabi SAW.
Peristiwa hijrah ini bukan hanya sekedar perjalanan fisik dari Makkah ke Madinah, tetapi juga menjadi awal dari terbentuknya masyarakat Islam yang kuat dan bersatu. Di Madinah, Rasulullah SAW membangun peradaban Islam yang berdasarkan persaudaraan, keadilan, dan ketakwaan.
Momen penuh haru ini mengajarkan umat Islam tentang pentingnya ukhuwah Islamiyah (persaudaraan Islam), ketulusan dalam menyambut kebaikan, serta kekuatan dalam menghadapi tantangan. Kisah ini terus menjadi inspirasi bagi umat Islam dalam menyebarkan kasih sayang dan semangat persaudaraan.
Hingga kini, gema shalawat yang menyambut Rasulullah SAW di Madinah masih terasa dalam hati setiap muslim. Kisah ini menjadi bukti betapa besar kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW dan betapa pentingnya meneladani akhlak serta perjuangan beliau dalam menyebarkan ajaran Islam.