
Ilustrasi (Foto: IStockphoto)
Terasmuslim.com - Malam Malam Lailatul Qadar memiliki keistimewaan yang luar biasa sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan Hadis Nabi Muhammad SAW. Lailatul Qadar diyakini sebagai malam penuh berkah, di mana amalan kebaikan dilipatgandakan dan doa-doa dikabulkan.
Allah SWT mengabadikan kemuliaan Lailatul Qadar dalam Surah Al-Qadr (97:1-5), yang menyebutkan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada malam tersebut. Malam ini lebih baik dari seribu bulan, di mana para malaikat dan Ruh (Jibril) turun dengan izin Allah untuk mengatur segala urusan. Keistimewaan ini menjadikan malam Lailatul Qadar sebagai malam penuh kesejahteraan hingga terbit fajar.
Dalam ajaran Islam, malam Lailatul Qadar memiliki keutamaan luar biasa. Malam ini lebih baik dari seribu bulan, yang berarti ibadah yang dilakukan pada malam ini setara dengan ibadah selama lebih dari 83 tahun.
Selain itu, pada malam ini para malaikat turun ke bumi untuk menyebarkan rahmat dan keberkahan bagi orang-orang yang beribadah dan berdoa kepada Allah SWT. Malam ini juga dipenuhi dengan ketenangan dan kesejahteraan, serta keberkahan yang berlangsung hingga fajar menyingsing.
Para ulama menyebutkan bahwa Lailatul Qadar dapat dikenali melalui beberapa tanda. Udara pada malam tersebut terasa sejuk dan tenang, cahaya bulan tampak lebih lembut, serta matahari keesokan harinya terbit dengan sinar yang tidak menyilaukan. Lebih lanjut, hati orang-orang yang beribadah pada malam itu merasakan ketenangan dan kedamaian yang luar biasa.
Untuk mendapatkan kemuliaan Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Ibadah yang dianjurkan antara lain shalat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, berdoa, serta memperbanyak sedekah. Doa yang sering diajarkan oleh Nabi untuk dibaca pada malam tersebut adalah:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni” (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau menyukai pemaafan, maka ampunilah aku). Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk berdiam diri di masjid (i’tikaf) guna lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW menyebutkan bahwa Lailatul Qadar terjadi pada salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, seperti tanggal 21, 23, 25, 27, atau 29. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah mereka di sepuluh malam terakhir Ramadan agar tidak melewatkan kesempatan mendapatkan keberkahan malam tersebut.
TAGS : Al-Quran Malam Lailatul Qadar Al-Qadr