
Ilustrasi Abdurrahman bin Auf (Foto: Sindonews)
Terasmuslim.com - Dalam sejarah Islam, Abdurrahman bin Auf dikenal sebagai salah satu sahabat Nabi Muhammad yang paling dermawan dan kaya raya. Namun, ada suatu kisah menarik yang menggambarkan kesederhanaannya hingga ia pernah disangka sebagai pengemis. Kisah ini pun direspons dengan cara yang menggelitik oleh Rasulullah SAW.
Dikisahkan bahwa suatu hari, Abdurrahman bin Auf datang menemui Rasulullah SAW dengan pakaian yang sangat sederhana. Karena begitu sederhananya pakaian beliau, beberapa orang bahkan mengira bahwa ia adalah seorang pengemis.
Salah seorang sahabat yang melihatnya dalam kondisi seperti itu lantas merasa kasihan dan berniat memberikan sedekah kepadanya. Namun, betapa terkejutnya sahabat tersebut saat mengetahui bahwa yang ia sangka sebagai pengemis ternyata adalah Abdurrahman bin Auf, seorang saudagar kaya yang terkenal dermawan.
Mengetahui kejadian tersebut, Rasulullah SAW tersenyum dan bersabda dengan nada yang menggelitik, "Jika kalian melihat Abdurrahman bin Auf dalam keadaan miskin, maka ketahuilah bahwa ia pasti sedang bersedekah dengan seluruh hartanya." Ucapan Rasulullah ini mengundang tawa para sahabat yang memahami betapa besarnya kedermawanan Abdurrahman bin Auf.
Kisah ini diriwayatkan dalam berbagai sumber sejarah Islam yang menggambarkan betapa Abdurrahman bin Auf tidak terikat dengan kekayaannya. Ia memahami bahwa harta hanyalah titipan Allah dan harus digunakan untuk kepentingan umat.
Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Abdurrahman bin Auf pernah menyumbangkan hampir seluruh hartanya untuk kepentingan Islam. Ketika hijrah ke Madinah, ia datang tanpa membawa apapun, namun dengan kerja keras dan kejujuran, ia berhasil menjadi saudagar sukses. Meskipun demikian, ia tetap hidup sederhana dan lebih memilih membelanjakan hartanya di jalan Allah.
Kisah ini memberikan pelajaran berharga tentang ketulusan dalam bersedekah dan pentingnya hidup sederhana meskipun memiliki kekayaan melimpah.
Selain itu, reaksi Rasulullah yang menggelitik juga menunjukkan kebijaksanaan beliau dalam menyampaikan pesan moral kepada para sahabatnya dengan cara yang ringan dan menyenangkan.