
Ilustrasi (Foto: Pexels)
Terasmuslim.com - Ramadan merupakan bulan suci bagi umat Islam di seluruh dunia. Setiap negara memiliki tradisi unik dalam menyambut dan menjalankan ibadah puasa. Berikut beberapa tradisi Ramadan yang menarik dari berbagai belahan dunia.
Di Mesir, Ramadan identik dengan lampu fanous yang berwarna-warni. Tradisi ini sudah berlangsung sejak era Dinasti Fatimiyah dan kini menjadi simbol kegembiraan menyambut bulan suci. Lampu-lampu ini menghiasi rumah, masjid, hingga jalanan kota.
Di Indonesia, tradisi ngabuburit atau menunggu waktu berbuka dilakukan dengan berbagai kegiatan seperti jalan-jalan, bermain, hingga berburu takjil. Selain itu, banyak komunitas dan masjid yang menyediakan takjil gratis untuk berbuka puasa bagi siapa saja.
Di beberapa kota di Arab Saudi, seperti Makkah dan Madinah, meriam ditembakkan sebagai penanda waktu berbuka puasa. Tradisi ini telah berlangsung sejak zaman Ottoman dan masih dipertahankan hingga kini.
Di Turki, menjelang sahur, para pemukul bedug atau "davulcu" berjalan keliling kota sambil memainkan davul, alat musik perkusi tradisional. Tujuannya adalah membangunkan warga untuk sahur. Mereka biasanya mengenakan pakaian khas Ottoman dan setelah Ramadan mendapat hadiah dari warga.
Di Pakistan, malam terakhir Ramadan dirayakan dengan Chaand Raat, atau malam melihat bulan. Perempuan biasanya menghias tangan mereka dengan henna, sementara pasar dan pusat perbelanjaan penuh dengan orang yang berbelanja untuk Hari Raya Idul Fitri.
Di Maroko, terdapat sosok Nafar, yaitu seorang pria berpakaian tradisional yang bertugas membangunkan warga untuk sahur dengan memainkan alat musik khas atau meneriakkan nama-nama warga.
Di India, khususnya di Delhi, kawasan sekitar Jama Masjid menjadi pusat kegiatan Ramadan. Banyak orang berkumpul di jalanan untuk menikmati iftar dengan hidangan khas seperti kebab, samosa, dan daging panggang yang dijual di sepanjang jalan.
TAGS : Ramadan Tradisi Islam Negara