UMRAH & HAJI
Hukum Berangkat Umrah Ke Madinah Dulu
Yahya Sukamdani| Senin, 03/03/2025
Foto Masjid Nabawi Madinah
Teras muslim.com - Dalam perjalanan umrah, biasanya jemaah berangkat ke Makkah terlebih dahulu untuk langsung melaksanakan umrah setelah mengambil miqat (tempat niat ihram). Namun, ada juga yang memilih untuk pergi ke Madinah dulu sebelum melaksanakan umrah. Berikut adalah penjelasan mengenai hukum dan tata caranya:
- Hukum Berangkat Umrah ke Madinah Dulu
- Diperbolehkan dalam syariat Islam. Tidak ada aturan yang mewajibkan jemaah harus ke Makkah dulu sebelum Madinah.
- Jika seseorang pergi ke Madinah dulu, ia tidak langsung melaksanakan umrah, tetapi hanya berziarah ke Masjid Nabawi dan makam Rasulullah SAW.
- Setelah dari Madinah, jemaah kemudian berangkat ke Makkah dan mengambil miqat ihram di Dhul Hulaifah (Bir Ali) sebelum masuk ke Tanah Haram untuk melaksanakan umrah.
- Keuntungan Berangkat ke Madinah Dulu
- Ziarah ke Makam Rasulullah SAW
- Bisa langsung mengunjungi Masjid Nabawi, termasuk Raudhah, yang merupakan salah satu tempat mustajab untuk berdoa.
- Berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW, Sayyidina Abu Bakar, dan Sayyidina Umar.
- Persiapan Mental dan Spiritual
- Menggunakan waktu di Madinah untuk beribadah dengan tenang sebelum melaksanakan umrah di Makkah, yang biasanya lebih ramai dan sibuk.
- Bisa beradaptasi dengan cuaca dan perbedaan waktu sebelum menjalani ibadah umrah yang lebih padat.
- Mengurangi Kelelahan
- Jika jemaah merasa lelah setelah perjalanan jauh, mereka bisa beristirahat di Madinah terlebih dahulu sebelum melakukan rangkaian ibadah umrah yang cukup menguras tenaga.
- Cara Melaksanakan Umrah Jika Berangkat ke Madinah Dulu
- Tiba di Madinah dan melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi, termasuk berziarah ke makam Rasulullah SAW.
- Setelah beberapa hari di Madinah (biasanya 3-4 hari), bersiap menuju Makkah.
- Miqat di Dhul Hulaifah (Bir Ali)
- Sebelum meninggalkan Madinah menuju Makkah, jemaah wajib mengambil miqat di Bir Ali untuk niat ihram.
- Memakai pakaian ihram dan melafalkan niat:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
(Labbaikallahumma ‘umratan - "Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah untuk melaksanakan umrah").
- Melanjutkan perjalanan ke Makkah (sekitar 4-6 jam perjalanan darat).
- Setibanya di Makkah, langsung melaksanakan tawaf, sa`i, dan tahallul sebagai rangkaian ibadah umrah.
TAGS : Islam Ibadah Umrah Madinah