
Ilustrasi Abu Hurairah (Foto: pinterest)
Terasmuslim.com - Dalam sejarah Islam, terdapat banyak kisah menarik yang mengandung pelajaran berharga. Salah satunya adalah kisah pertemuan antara sahabat Nabi, Abu Hurairah, dengan setan yang memberi nasihat tentang perlindungan dari gangguannya sendiri. Kisah ini diriwayatkan dalam hadits shahih dan menjadi pengingat penting bagi umat Islam.
Pada masa Rasulullah SAW, Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu diberi tugas menjaga baitul mal (perbendaharaan umat). Suatu malam, ia memergoki seorang pencuri yang hendak mengambil harta kaum Muslimin.
Abu Hurairah berhasil menangkapnya, tetapi pencuri itu memohon belas kasihan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Karena iba, Abu Hurairah melepaskannya. Namun, pada malam berikutnya, pencuri tersebut kembali mencoba mencuri.
Abu Hurairah menangkapnya lagi, tetapi untuk kedua kalinya ia dibujuk agar dilepaskan. Kejadian ini berulang hingga malam ketiga, di mana akhirnya Abu Hurairah bertekad untuk membawanya kepada Rasulullah SAW.
Pada saat itu, pencuri tersebut memberikan nasihat yang mengejutkan. Ia berkata, "Jika engkau ingin terhindar dari gangguan setan, bacalah Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255) sebelum tidur. Dengan begitu, Allah akan menjagamu hingga pagi." Setelah mendengar nasihat tersebut, Abu Hurairah pun melepaskannya.
Keesokan harinya, Abu Hurairah menceritakan kejadian tersebut kepada Rasulullah SAW. Beliau kemudian bersabda,
"Apa yang dikatakannya memang benar, meskipun ia adalah pendusta." (HR. Bukhari).
Hadits ini menunjukkan bahwa meskipun setan dikenal sebagai makhluk yang menipu dan menyesatkan, terkadang ia dapat mengatakan sesuatu yang benar. Dalam hal ini, nasihat tentang membaca Ayat Kursi sebagai perlindungan dari gangguannya adalah benar dan memiliki keutamaan dalam menjaga seseorang dari bahaya gaib.
TAGS : Setan nasihat Abu Hurairah Rasulullah SAW