
Ilustrasi (foto:media harapan)
Terasmuslim.com - Isra Mi`raj merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang terjadi pada malam 27 Rajab. Pada malam ini, Nabi Muhammad SAW mengalami perjalanan spiritual yang luar biasa, yaitu Isra (perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa) dan Mi`raj (perjalanan menuju langit ketujuh hingga Sidratul Muntaha).
Peristiwa ini tidak hanya menjadi mukjizat besar, tetapi juga membawa pesan penting bagi umat Islam, khususnya terkait dengan kewajiban shalat lima waktu.
Untuk memperingati malam Isra Mi`raj, banyak umat Islam di berbagai belahan dunia melaksanakan berbagai amalan yang bertujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berikut adalah beberapa amalan yang sering dilakukan:
Salah satu cara memperingati Isra Mi`raj adalah dengan memperbanyak shalat sunnah, baik itu shalat tahajud, shalat hajat, maupun shalat tasbih. Shalat menjadi inti dari peristiwa Isra Mi`raj, di mana kewajiban shalat lima waktu ditetapkan langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.
Malam Isra Mi`raj juga dijadikan momen untuk memperbanyak membaca Al-Qur`an. Sebagian umat Islam membaca surah-surah tertentu, seperti Surah Al-Isra yang mengisahkan perjalanan malam Rasulullah SAW.
Di berbagai tempat, umat Islam mengadakan pengajian atau ceramah keagamaan untuk mengingatkan kembali makna dan hikmah dari peristiwa Isra Mi`raj. Dalam kegiatan ini, biasanya para ustaz atau ulama menjelaskan pentingnya shalat, keutamaan malam Isra Mi`raj, dan pelajaran spiritual yang dapat diambil.
Dzikir dan doa menjadi amalan lain yang dilakukan untuk memperingati malam Isra Mi`raj. Dengan berdzikir, umat Islam diingatkan untuk senantiasa mengingat Allah SWT. Selain itu, mereka juga memanjatkan doa agar diberi keberkahan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah.
Beberapa orang memanfaatkan momen Isra Mi`raj untuk berbagi dengan sesama melalui sedekah. Memberikan sedekah tidak hanya membawa pahala, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian kepada mereka yang membutuhkan.
Sebagian umat Islam juga menjalankan puasa sunnah pada tanggal 27 Rajab sebagai bentuk ibadah dan peringatan atas peristiwa Isra Mi`raj. Meskipun puasa ini tidak diwajibkan, namun tetap menjadi amalan yang dianjurkan.
TAGS : amalan Isra Mi`raj Islam