
Terdapat kemuliaan bagi penghafal Al-Quran (FOTO: ISTOCKPHOTO)
Terasmuslim.com - Seorang sahabat yang mulia Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkisah, pada suatu waktu Rasulullahصلى الله عليه وسلم bersabda:
ِس ِإ َّن هللِ أهلِي َن ِم َن ِإ
النا
“Sesungguhnya Allah mempunyai banyak ahli (keluarga) dari kalangan manusia”
Kala itu, para sahabat yang sedang berada di sekitar Rasulullah صلى الله عليه وسلم lantas penasaran,siapakah manusia yang bisa menjadi keluarga Allah? sontak, mereka pun bertanya “Siapa mereka wahai Rasulullah?”, tak lama, Rasulullahصلى الله عليه وسلم pun menjawab:
أهلُ ِهللا و َخا َّصُت ُه ُه ْم الق ِ رآن أهلُ
“Ahli Al-Quran adalah ahli (keluarga) Allah dan orang-orang khusus-Nya” (HR. Ibnu Majah).
Di sisi Allah جل جلاله, penghafal Al-Quran yang mengamalkan hafalannya bukanlah manusia biasa. Mereka mempunyai kedudukan dan keistimewaan yang tak dimiliki oleh manusia-manusia lainnya. Bahkan mereka mendapatkan gelar ahlullah, atau keluarga Allah dan orang-orang khusus-Nya. Tak hanya itu, ternyata masih terdapat keistimewaan-keistimewaan lainnya yang telah Allah janjikan secara khusus kepada para penghafal Al-Quran.
Dilansir dari mawdoo3.com, berikut tiga kemuliaan yang akan didapatkan oleh penghafal Al-Quran :
1. Mendapatkan syafaat di akhirat
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh sahabat bernama ‘Abdullah Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah صلى الله عليه وسلم mengabarkan bahwa terdapat dua amalan istimewa yang
dapat memberikan syafaat kepada seseorang yang mengamalkannya, beliau bersabda: “Puasa dan Al-Qur’an memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat, puasa akan berkata “wahai Tuhanku, aku telah melarangnya dari makanan dan syahwat di siang hari maka izinkanlah aku untuk memberinya syafaat” dan Al-Qur’an akan berkata “Aku telah melarangnya dari tidur di malam hari, maka izinkanlah aku untuk memberinya syafaat” maka keduanya pun diizinkan untuk memberikan syafaat” (HR. Ahmad).
Tak berhenti sampai di situ saja, selain mendapatkan syafaat untuk dirinya sendiri, bahkan penghafal Al-Quran pun dapat memberikan syafaat kepada keluarganya dan orang-orang terdekatnya. Hal ini sebagaimana diambil dari umumnya hadits yang
menjelaskan mengenai hak orang-orang sholih untuk memberikan syafaat kepada sanak keluarganya atas seizin Allah جل جلاله.
2. Dipakaikan Mahkota Kemuliaan
Tak diragukan lagi, bahwa seorang penghafal Al-Qur’an memiliki kedudukan yang begitu tinggi di sisi Allah. Salah satu bentuk dari penghargaan yang Allah akan berikan kepada para penghafal Al-Quran adalah mahkota kemuliaan yang akan dipakaikan di kepala mereka, begitu pula pakaian yang mulia bagi kedua orang tua mereka.
Rasulullahصلى الله عليه وسلم suatu waktu bersabda mengenai penghafal (shohib) Al-Quran: “Dan ditaruh di kepala mereka mahkota kemuliaan, dan kedua orang tuanya dipakaikan sepasang pakaian yang tidak ada bandingannya di dunia, lantas mereka berkata: : “Mengapa kami diberi pakaian ini?” maka dijawab, “Karena anak kalian berpegang kepada Al-Qur’an” (HR.Ahmad).
3. Mendapatkan Kedudukan Tertinggi di akhirat
Salah satu bentuk kemuliaan yang Allah جل جلاله anugerahkan kepada para penghafal Al-Qur’an adalah bahwa Allah جل جلاله akan meningkatkan kedudukan mereka di akhirat kelak, sesuai dengan hafalan yang mereka miliki. Rasulullahصلى الله عليه وسلم bersabda
الق : ِ رآن يقالُ لصاح ِب
آخر آي ٍة ِ ورِّتلْ كما كن َت ترتلُ في الدنيا، فإ َّن منزلَتك عنَد اقرْأ َ وارق ْأ
ُأ
تقرُأ بها
“Dikaktakan kepada penghafal (Shohib) Al-Qur’an: bacalah dan naiklah serta tartillah sebagaimana engkau di dunia mentartilnya! Karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat
yang engkau baca” (HR. Tirmidzi).
Semua muslim tanpa terkecuali dapat dan mampu menjadi seorang penghafal Al-Qur’an. Baik yang tua maupun muda, yang sibuk maupun lenggang, dengan bekal doa dan istiqomah, semua orang pun pasti bisa menjadi hafidz Al-Qur’an. Karena sejatinya, Al-Qur’an itu mudah. Mudah untuk dibaca, mudah untuk dipahami, dan tentunya mudah untuk dihafal. Allah جل جلاله sendiri yang menyatakannya:
يَ َّس ْرنَا َن َولَقَ ْد
ٰ
ْرا
ْك ِر الْقُ
َه ْل لِلذِّ
ُّم َّدِك ٍر ف ِم ْن َ
“Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur`an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?” (Q.S: Al-Qamar: 17).
Maka dari itu, jangan ragu untuk mulai menghafal Al-Qur’an. Mulailah dengan doa, dan jalani dengan istiqomah. Insyaa Allah, dengan niat yang tulus dan usaha yang keras, anda qpun bisa menjadi penghafal Al-Qur’an. Barakallahu fiikum. (Kontributor: Laksana Ibrahim - Alumni Pesantren Al Irsyad - Tengaran, Kabupaten Semarang)
TAGS : Islam Ahli Al-Quran Penghafal Kemuliaan