• KEISLAMAN

Panduan Adab Berpakaian Dan Berhias Sesuai Ajaran Islam

Yahya Sukamdani | Kamis, 24/09/2026
Panduan Adab Berpakaian Dan Berhias Sesuai Ajaran Islam Ilustrasi pasangan berbusana muslim

Terasmuslim.com - Berpakaian dalam Islam bukan sekadar penutup tubuh, melainkan sarana ibadah untuk menutup aurat dengan sempurna.

Allah SWT menegaskan perintah menutup aurat bagi kaum beriman sebagaimana tertuang dalam Al-Qur`an Surah Al-A`raf ayat 26.

Setiap Muslim diwajibkan memilih pakaian yang sopan, longgar, dan tidak memperlihatkan lekuk tubuh.

Nabi Muhammad SAW mengingatkan umatnya agar tidak memakai pakaian yang terlalu tipis sehingga menyerupai orang yang telanjang.

Mendahulukan anggota tubuh bagian kanan saat mengenakan pakaian merupakan sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Membaca doa sebelum berpakaian menjadi langkah awal untuk memohon perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT.

Islam melarang keras kaum laki-laki memakai pakaian berbahan sutra serta perhiasan emas sebagaimana ditegaskan dalam hadits shahih.

Larangan isbal atau memanjangkan kain pakaian hingga melebihi mata kaki berlaku khusus bagi laki-laki.

Berhias diri disyariatkan untuk menjaga kebersihan dan kerapian tanpa melampaui batas kewajaran.

Allah SWT menyukai keindahan dan kebersihan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW bahwa Allah itu indah dan menyukai keindahan.

Wanita Muslimah dianjurkan berhias secara bersahaja dan menghindari gaya tabarruj atau memamerkan perhiasan di depan umum.

Surah Ahzab ayat 33 mengingatkan para wanita agar tidak berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah dahulu.

Larangan merubah ciptaan Allah seperti menyambung rambut, memotong alis, atau membuat tato harus dipatuhi oleh setiap Muslim.

Menggunakan wewangian bagi laki-laki sangat disunnahkan, sedangkan bagi wanita cukup di dalam rumah atau di hadapan mahram.

Menjaga kesederhanaan dalam berpakaian dan berhias akan menjauhkan diri dari sifat sombong dan riya.