• KEISLAMAN

7 Kebiasaan Kecil yang Tanpa Disadari Merusak Akhlak

Yahya Sukamdani | Sabtu, 15/08/2026
7 Kebiasaan Kecil yang Tanpa Disadari Merusak Akhlak Ilustrasi foto menyesali perbuatan

Terasmuslim.com - Proses kerusakan akhlak seorang muslim sering kali tidak terjadi secara instan melalui dosa-dosa besar, melainkan berawal dari kebiasaan kecil yang diremehkan.

Kebiasaan pertama adalah sering meremehkan perbuatan dosa kecil yang lambat laun akan menumpuk dan mengendapkan noda hitam di dalam hati.

Nabi Muhammad SAW telah mengingatkan bahaya ini dalam hadits riwayat Ahmad: "Waspadalah kalian terhadap dosa-dosa kecil, karena sesungguhnya dosa-dosa kecil itu berkumpul pada seseorang hingga membinasakannya."

Kebiasaan kedua adalah gemar membicarakan aib atau keburukan orang lain secara tipis-tipis dalam percakapan sehari-hari.

Allah SWT secara tegas melarang perilaku ghibah ini dalam Al-Qur`an Surah Al-Hujurat ayat 12: "Dan janganlah mencari-cari keburukan orang lain dan janganlah menggunjingkan satu sama lain."

Kebiasaan ketiga yang merusak akhlak adalah memperbanyak candaan berlebihan hingga menyelipkan kebohongan demi memancing gelak tawa orang lain.

Rasulullah SAW memberikan ancaman keras terkait hal ini dalam hadits riwayat Abu Dawud: "Celakalah bagi orang yang berbicara lalu berbuat dusta agar membuat orang-orang tertawa, celakalah dia, celakalah dia."

Kebiasaan keempat adalah membiarkan sifat dengki atau iri hati tumbuh saat melihat nikmat yang didapatkan oleh sesama saudara muslim.

Dalam hadits riwayat Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda: "Jauhilah olehmu sifat dengki, karena sesungguhnya dengki itu memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar."

Kebiasaan kelima adalah bersikap kurang ramah dan sering memamerkan wajah muram atau cemberut dalam berinteraksi dengan sesama.

Padahal, Nabi Muhammad SAW menegaskan dalam hadits riwayat Muslim bahwa tersenyum dan menunjukkan wajah ceria kepada saudara adalah bagian dari kebaikan serta sedekah.

Kebiasaan keenam adalah enggan meminta maaf dan enggan memaafkan akibat menyelinapnya rasa sombong di dalam dada.

Allah SWT mengingatkan bahaya kesombongan ini dalam Al-Qur`an Surah Luqman ayat 18: "Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh."

Kebiasaan ketujuh adalah membuang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat sehingga melalaikan diri dari mengingat Allah SWT.

Dengan menyadari dan membenahi ketujuh kebiasaan kecil ini secara konsisten, seorang muslim dapat menjaga kebersihan hatinya serta meraih keutamaan akhlak yang mulia.