• KEISLAMAN

Tabayun, Kunci Utama Menghadapi Badai Banjir Informasi Dunia Digital

Yahya Sukamdani | Rabu, 17/06/2026
Tabayun, Kunci Utama Menghadapi Badai Banjir Informasi Dunia Digital Ilustrasi foto wanita dan sosial media

Terasmuslim.com - Era digital saat ini membawa kita pada situasi banjir informasi yang tidak terbendung setiap detiknya.

Kemudahan mengakses internet membuat jutaan berita dari berbagai penjuru dunia tersebar secara instan.

Sayangnya, tidak semua informasi yang mengalir di jagat maya tersebut memiliki akurasi dan kebenaran.

Banyaknya berita palsu atau hoaks sering kali memicu kepanikan, fitnah, dan perpecahan di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, umat Islam dituntut untuk cerdas dan bijak dalam menyaring setiap kabar yang diterima.

Islam telah memberikan solusi preventif terbaik untuk menghadapi fenomena ini melalui konsep tabayun.

Secara bahasa, tabayun memiliki arti mencari kejelasan, meneliti, atau memeriksa sebuah perkara secara cermat.

Langkah ini menjadi benteng pertahanan utama agar kita tidak mudah terhasut oleh provokasi media.

Allah SWT telah mengingatkan pentingnya bersikap kritis ini dalam Al-Qur`an Surah Al-Hujurat ayat 6:

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.”

Ayat mulia tersebut menegaskan bahwa memverifikasi kebenaran berita adalah sebuah kewajiban agama yang mutlak.

Rasulullah SAW juga secara tegas mengingatkan bahaya langsung menyebarkan informasi tanpa kejelasan validitasnya.

Dalam sebuah hadist riwayat Imam Muslim, Nabi SAW bersabda, “Cukuplah seseorang dikatakan berdusta jika ia menceritakan setiap apa yang didengarnya.”

Larangan ini mendidik kita untuk tidak menjadi jembatan penyebaran berita yang belum tentu benar.

Dengan menerapkan tabayun, kita tidak hanya menyelamatkan diri dari dosa, tetapi juga menjaga kedamaian sosial.

Mari jadikan tabayun sebagai gaya hidup digital agar kita selamat di dunia maupun di akhirat kelak.