• KEISLAMAN

Ini Cara Cucu Berbakti kepada Kakek dan Nenek dalam Islam

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Senin, 29/09/2025
Ini Cara Cucu Berbakti kepada Kakek dan Nenek dalam Islam Ilustrasi - anak berbakti (foto: islampos)

Jakarta, Terasmuslim.com - Dalam ajaran Islam, kewajiban berbakti tidak hanya terbatas pada orang tua kandung, tetapi juga meluas kepada kakek dan nenek. Sebagai orang tua dari ayah atau ibu, posisi kakek-nenek memiliki kedudukan terhormat yang patut dihormati oleh para cucu.

Kakek dan nenek dianggap sebagai perpanjangan dari kedua orang tua. Ulama menegaskan bahwa penghormatan dan bakti kepada kakek-nenek merupakan bagian dari bentuk silaturahmi dan ihsan (berbuat baik) yang dianjurkan dalam Al-Qur`an.

Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 36:

"Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak yatim, orang miskin, tetangga dekat, tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahayamu."

Ayat ini dipahami oleh para ulama bahwa karib-kerabat, termasuk kakek dan nenek, masuk dalam lingkup orang-orang yang wajib diperlakukan dengan penuh kasih sayang.

Islam menekankan bahwa berbakti kepada kakek-nenek bukan hanya memberikan keberkahan keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari amal saleh yang akan dibalas dengan rahmat Allah. Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi." (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini menunjukkan bahwa menjaga hubungan baik dengan keluarga besar, termasuk kakek-nenek, mendatangkan keberkahan dalam hidup.

Berbakti kepada kakek dan nenek adalah wujud nyata cinta keluarga dalam Islam. Meski sering dianggap tugas utama orang tua, cucu juga memiliki peran penting menjaga kebahagiaan mereka. Dengan menghormati, mendoakan, serta membantu mereka, cucu tidak hanya menunaikan ajaran agama, tetapi juga melestarikan nilai kasih sayang lintas generasi.