Ilustrasi - berdoa (Foto: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan)
Jakarta, Terasmuslim.com - Hari Minggu sering menjadi waktu beristirahat bagi sebagian besar masyarakat setelah menjalani aktivitas padat di hari-hari sebelumnya.
Namun, bagi umat Islam, Minggu juga bisa dijadikan momentum untuk memperbanyak doa dan dzikir sebagai bekal memulai pekan dengan penuh keberkahan.
Para ulama menekankan bahwa tidak ada doa khusus yang secara wajib ditetapkan syariat untuk hari Minggu. Meski demikian, sejumlah doa yang diriwayatkan dalam kitab-kitab doa tradisional banyak diamalkan oleh umat Islam sebagai sarana memohon perlindungan, kelapangan rezeki, serta keteguhan iman.
Berikut salah satu doa yang dapat diamalkan pada hari Minggu:
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ أَوَّلَ يَوْمِنَا هٰذَا صَلَاحًا، وَأَوْسَطَهُ فَلَاحًا، وَآخِرَهُ نَجَاحًا، وَاجْعَلْنَا مِنَ الْمُقَرَّبِينَ إِلَيْكَ فِيْهِ
Allāhummaj‘al awwala yauminā hādzā shalāhan, wa ausathahū falāhan, wa ākhirahu najāhan, waj‘alnā minal-muqarrabīna ilaika fīhi.
“Ya Allah, jadikanlah permulaan hari kami ini sebagai kebaikan, pertengahannya sebagai keberhasilan, dan penutupnya sebagai kemenangan. Dan jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang dekat kepada-Mu pada hari ini.”
Selain membaca doa, umat Islam dianjurkan mengisi hari Minggu dengan amal saleh, seperti memperbanyak istighfar, shalawat, membaca Al-Qur`an, serta memperkuat silaturahmi bersama keluarga.
Ulama menyebutkan bahwa doa-doa harian semacam ini tidak hanya memberikan ketenangan batin, tetapi juga melatih seorang muslim untuk selalu bergantung kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas, termasuk di hari libur sekalipun.