• KEISLAMAN

Jangan Langsung Pergi Usai Sholat Fardhu

Yahya Sukamdani | Minggu, 08/02/2026
Jangan Langsung Pergi Usai Sholat Fardhu Ilustrasi dzikir setelah shalat

Terasmuslim.com - Sholat fardhu adalah kewajiban utama seorang Muslim, namun Islam tidak mengajarkan agar ibadah tersebut ditutup dengan tergesa-gesa. Sayangnya, tidak sedikit kaum Muslimin yang setelah salam langsung beranjak pergi, seakan-akan sholat telah selesai sepenuhnya. Padahal, Rasulullah SAW mencontohkan untuk tetap duduk sejenak dan berdzikir setelah sholat sebagai penyempurna ibadah.

Al-Qur’an memerintahkan kaum beriman untuk banyak mengingat Allah, termasuk setelah menunaikan sholat. Allah berfirman: “Apabila kamu telah menyelesaikan sholat, maka berzikirlah kepada Allah dalam keadaan berdiri, duduk, dan berbaring.” (QS. An-Nisa: 103). Ayat ini menegaskan bahwa dzikir adalah kelanjutan alami dari sholat, bukan amalan tambahan yang boleh ditinggalkan begitu saja.

Rasulullah SAW pun sangat menjaga dzikir setelah sholat fardhu. Dalam banyak hadist shahih disebutkan, beliau membaca istighfar tiga kali, kemudian berdzikir dengan tasbih, tahmid, dan takbir. Bahkan beliau bersabda: “Barang siapa bertasbih kepada Allah 33 kali, bertahmid 33 kali, dan bertakbir 33 kali setiap selesai sholat, maka akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Muslim). Ini menunjukkan besarnya keutamaan dzikir pasca sholat.

Dzikir setelah sholat bukan hanya bernilai pahala, tetapi juga berfungsi menjaga hati. Ia menjadi penutup yang mengokohkan kekhusyukan, menenangkan jiwa, dan melindungi seorang hamba dari kelalaian. Tanpa dzikir, sholat bisa kehilangan dampak ruhani dalam kehidupan sehari-hari, meski secara fiqih telah sah.

Karena itu, jangan biasakan diri langsung bangkit dan pergi setelah sholat fardhu, kecuali karena kebutuhan mendesak. Luangkan beberapa menit untuk berdzikir, memohon ampun, dan mengingat Allah. Sebab di saat itulah hati masih lembut, doa lebih dekat dikabulkan, dan pahala sholat disempurnakan oleh dzikir yang tulus.