• KEISLAMAN

Waspada! Banyak Hadits Palsu tentang Keutamaan Ibadah di Bulan Rajab

Yahya Sukamdani | Jum'at, 26/12/2025
Waspada! Banyak Hadits Palsu tentang Keutamaan Ibadah di Bulan Rajab Ilustrasi foto hadist palsu

Terasmuslim.com - Bulan Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah. Allah ﷻ berfirman: “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan… di antaranya ada empat bulan haram.” (QS. At-Taubah: 36). Namun, kemuliaan Rajab tidak berarti semua ibadah yang dinisbatkan kepadanya memiliki dalil yang sahih. Banyak riwayat lemah bahkan palsu yang tersebar di tengah masyarakat, khususnya tentang puasa dan shalat tertentu di bulan Rajab.

Para ulama hadits menegaskan bahwa tidak ada satu pun hadits sahih yang secara khusus menetapkan keutamaan puasa atau shalat tertentu di bulan Rajab. Imam Ibnu Hajar Al-‘Asqalani رحمه الله berkata: “Tidak ada hadits sahih yang menjelaskan keutamaan bulan Rajab, puasanya, atau shalat khusus di dalamnya.” Pernyataan ini menjadi peringatan keras agar kaum Muslimin tidak mudah menerima amalan yang bersumber dari hadits palsu.

Rasulullah ﷺ telah memberikan ancaman tegas terhadap penyebaran hadits palsu. Beliau bersabda: “Barang siapa berdusta atas namaku dengan sengaja, maka hendaklah ia menempati tempat duduknya di neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadits ini menunjukkan bahwa menyebarkan hadits palsu meski dengan niat baik adalah dosa besar yang berbahaya bagi agama dan umat.

Oleh karena itu, sikap yang benar dalam menyikapi bulan Rajab adalah memperbanyak ibadah yang memang disyariatkan secara umum, seperti shalat sunnah, puasa sunnah tanpa pengkhususan, dzikir, dan amal saleh lainnya. Allah ﷻ berfirman: “Dan apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah, dan apa yang dilarangnya maka tinggalkanlah.” (QS. Al-Hasyr: 7). Dengan berpegang pada dalil yang sahih, seorang Muslim dapat beribadah dengan tenang, selamat dari bid’ah, dan mendapatkan pahala yang benar di sisi Allah.