• UMRAH & HAJI

8 Adab yang Harus Diperhatikan saat Berada di Tanah Suci

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Sabtu, 20/09/2025
8 Adab yang Harus Diperhatikan saat Berada di Tanah Suci Ilustrasi - Makkah tempat penting umat Islam saat menjalankan Ibadah Umrah dan Haji (Foto: Ist)

Jakarta, Terasmuslim.com - Tanah Suci Makkah dan Madinah merupakan tempat yang sangat dihormati oleh umat Islam di seluruh dunia.

Makkah, sebagai tempat Ka`bah berada, dan Madinah, sebagai tempat Rasulullah SAW dimakamkan, merupakan dua tempat yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam.

Oleh karena itu, ketika seorang Muslim berkunjung ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah haji atau umrah, sangat penting untuk menjaga adab dan etika agar ibadah dapat dilaksanakan dengan penuh berkah dan mendapat ridha Allah SWT.

Berikut adalah beberapa adab yang harus diperhatikan ketika berada di Tanah Suci:

1. Menjaga Niat dan Ikhlas dalam Beribadah

Adab pertama yang harus diperhatikan adalah menjaga niat agar tetap murni karena Allah SWT. Setiap langkah yang diambil, setiap ibadah yang dilakukan, harus dilandasi dengan niat ikhlas untuk mendapatkan ridha-Nya. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya setiap amal itu tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa tujuan perjalanan ke Tanah Suci adalah untuk beribadah dan bukan untuk tujuan duniawi lainnya.

2. Memuliakan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah adalah dua tempat yang sangat suci. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperlakukan masjid-masjid ini dengan penuh penghormatan. Ketika berada di Masjidil Haram, menjaga kebersihan dan ketertiban sangat penting. Jangan berbicara dengan suara keras, menghindari perbuatan yang mengganggu kenyamanan orang lain, dan selalu menjaga adab dalam beribadah.

Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk memperlakukan masjid dengan baik, termasuk memasuki masjid dengan kaki kanan terlebih dahulu dan mengucapkan doa, "Bismillah, Allahumma salli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad." (Dengan menyebut nama Allah, ya Allah, berikanlah salawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad).

3. Meninggalkan Perdebatan dan Perselisihan

Di Tanah Suci, umat Islam diminta untuk menjaga hati dan pikiran mereka agar tetap fokus pada ibadah. Perdebatan, perselisihan, dan pertengkaran harus dihindari, karena tempat tersebut adalah tempat kedamaian dan ketenangan. Rasulullah SAW mengingatkan umat Islam untuk menjauhi perselisihan, bahkan dalam keadaan panas sekalipun. "Jika ada yang mengajakmu berdebat atau bertengkar, katakanlah, `Aku tidak ingin bertengkar.’" (HR. Bukhari).

4. Bersikap Sabar dan Menghormati Sesama

Tanah Suci merupakan tempat yang ramai dengan jamaah dari berbagai belahan dunia. Oleh karena itu, kesabaran sangat dibutuhkan, baik dalam beribadah maupun berinteraksi dengan sesama jamaah. Saling menghormati, memberi jalan, dan tidak terburu-buru dalam beribadah adalah hal-hal yang harus diperhatikan agar ibadah dapat berjalan dengan baik.

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang sabar dalam menghadapi kesulitan, maka Allah akan memberikan pahala yang besar.” (HR. Bukhari dan Muslim). Kesabaran akan sangat teruji ketika banyak orang dalam satu tempat, namun dengan sabar kita akan memperoleh berkah yang lebih besar.

5. Meningkatkan Ibadah dan Dzikir

Selama berada di Tanah Suci, waktu untuk beribadah lebih banyak tersedia. Oleh karena itu, memperbanyak dzikir, shalat sunnah, membaca Al-Qur`an, dan berdoa adalah amalan yang sangat dianjurkan. Waktu-waktu di Tanah Suci harus dimanfaatkan dengan baik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW mengajarkan agar umat Islam memperbanyak dzikir, terutama di tempat-tempat yang penuh berkah, seperti di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Dengan berzikir, hati akan menjadi lebih tenang, dan amal ibadah akan lebih diterima oleh Allah.

6. Berdoa dengan Khusyuk

Doa di Tanah Suci sangat dianjurkan karena merupakan tempat yang penuh keberkahan. Rasulullah SAW bersabda, "Doa yang dipanjatkan di Tanah Suci tidak tertolak." (HR. Ahmad). Oleh karena itu, berdoalah dengan khusyuk, memohon ampunan, keselamatan, dan keberkahan dari Allah. Tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, umat Islam, dan seluruh umat manusia.

7. Menjaga Kebersihan dan Kehormatan Diri

Menjaga kebersihan adalah bagian dari iman dalam Islam. Di Tanah Suci, menjaga kebersihan lebih penting lagi, terutama di area masjid dan sekitar Ka`bah. Buanglah sampah pada tempatnya, jaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar agar suasana ibadah tetap khusyuk dan nyaman.

8. Tidak Berlebihan dalam Perjalanan

Berkaitan dengan perjalanan menuju Tanah Suci, Islam mengajarkan agar umatnya tidak berlebihan dalam hal konsumsi, pakaian, atau pemborosan lainnya. Rasulullah SAW mengingatkan umatnya untuk tidak berlebih-lebihan dalam segala hal, termasuk dalam beribadah. Beribadahlah dengan ikhlas, sederhana, dan tanpa berlebihan, karena yang terpenting adalah niat yang tulus.