• KEISLAMAN

Bolehkah Membangun Rumah di Bulan Muharram? Ini Kata Buya Yahya

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Selasa, 17/06/2025
Bolehkah Membangun Rumah di Bulan Muharram? Ini Kata Buya Yahya Ilustrasi - rumah islami (Foto: Ist)

Jakarta, Terasmuslim.com - Membangun rumah merupakan bagian dari ikhtiar manusia untuk menghadirkan kenyamanan dan ketenangan hidup. Dalam perspektif Islam, membangun rumah bukanlah perkara yang dilarang.

Namun, di tengah masyarakat, masih ada pandangan yang meyakini bahwa ada waktu-waktu tertentu yang dianggap tidak baik untuk membangun rumah, khususnya pada bulan Muharram atau Safar.

Keyakinan tersebut menyebutkan bahwa bulan Muharram yang dikenal pula sebagai bulan Suro dalam penanggalan Jawa dan bulan Safar dianggap sebagai bulan yang membawa kesialan. Oleh karena itu, sebagian orang memilih menunda pembangunan rumah di waktu-waktu tersebut agar terhindar dari malapetaka atau nasib buruk secara spiritual.

Namun, bagaimana pandangan Islam sesungguhnya terkait hal ini?

Ulama terkemuka dan Pengasuh LPD Al Bahjah, KH Yahya Zainul Maarif atau yang akrab disapa Buya Yahya, menegaskan bahwa tidak ada istilah bulan naas dalam Islam. Menurut beliau, seluruh bulan dalam kalender Hijriyah memiliki kedudukan yang baik. Tidak ada satu bulan pun yang membawa kesialan.

"Tidak ada yang namanya bulan sial, bulan sengsara, atau bulan celaka. Semua hari dan bulan itu baik jika diisi dengan amal baik. Hari menjadi buruk saat kita bermaksiat," jelas Buya Yahya dalam sebuah pengajian yang disiarkan melalui kanal YouTube Al Bahjah TV pada Senin, 16 Juni 2025.

Senada dengan Buya Yahya, ulama klasik Ibnu Rajab al-Hanbali juga menolak keyakinan bahwa ada bulan tertentu yang membawa kesialan. Dalam karyanya Lathaiful Ma’arif, beliau menulis bahwa membatasi keburukan pada bulan tertentu seperti Safar tidaklah berdasar. Setiap waktu adalah ciptaan Allah, dan baik buruknya waktu ditentukan oleh perbuatan manusia di dalamnya.

Ibnu Rajab menyampaikan:

"Setiap waktu yang digunakan seorang mukmin untuk taat kepada Allah adalah waktu yang diberkahi. Sebaliknya, waktu yang diisi dengan kemaksiatan adalah waktu yang tercela dan membawa kesialan."

Dengan demikian, keyakinan terhadap adanya bulan yang dianggap "tidak baik" untuk membangun rumah tidak memiliki landasan dalam syariat Islam. Selama niatnya baik dan tidak disertai dengan keyakinan takhayul, maka membangun rumah di bulan Muharram, Safar, atau bulan lainnya tidak menjadi masalah.

Keywords :