KEISLAMAN

Sunnah Berpakaian Sederhana Sebagai Bentuk Wujud Sikap Tawadhu

Yahya Sukamdani| Minggu, 20/09/2026
Pakaian Sederhana Cerminan Kerendahan Hati Seorang Muslim Sejati Ilustrasi foto pakaian ketika shalat

Terasmuslim.com - Menjaga kesederhanaan dalam berpakaian merupakan salah satu sunnah Rasulullah SAW yang sangat dianjurkan.

Sikap tidak bermewah-mewahan dalam penampilan lahiriah mencerminkan kedalaman rasa tawadhu di dalam hati.

Islam mengajarkan agar umatnya senantiasa tampil rapi dan bersih tanpa harus berlebihan.

Allah SWT secara tegas melarang hamba-Nya berbuat tabzir dan melampaui batas dalam segala hal.

Baca juga :

Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-A`raf ayat 31:

“Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebih-lebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A`raf: 31)

Perintah ini menegaskan bahwa batas dalam berpakaian adalah kepantasan dan kelayakan, bukan kemewahan.

Rasulullah SAW juga memberikan keteladanan nyata melalui pola hidup dan cara berpakaian beliau sehari-hari.

Dalam sebuah riwayat, beliau menjelaskan keutamaan orang yang meninggalkan pakaian mewah demi rasa takut dan tunduk kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda dalam Hadis Riwayat Tirmidzi (no. 2481):

“Barang siapa yang meninggalkan pakaian (mewah) karena tawadhu kepada Allah, padahal ia mampu membelinya, maka Allah akan memanggilnya di hadapan seluruh makhluk pada hari kiamat untuk memberinya pilihan pakaian iman mana saja yang ingin ia kenakan.” (HR. Tirmidzi)

Hadis sahih tersebut menjadi pegangan bahwa menahan diri dari kemewahan membawa kemuliaan besar di akhirat.

Mengenakan pakaian yang terlalu menyolok atau bertujuannya untuk kesombongan justru berisiko mendatangkan kehinaan.

Rasulullah SAW mengingatkan bahaya pakaian syuhrah (pakaian untuk popularitas atau pamer) dalam Hadis Riwayat Abu Dawud (no. 4029):

“Barang siapa mengenakan pakaian syuhrah di dunia, niscaya Allah akan mengenakan pakaian kehinaan padanya pada hari kiamat.” (HR. Abu Dawud)

Oleh karena itu, memilih busana yang bersahaja membantu menjaga kesucian hati dari penyakit riya dan sombong.

TAGS : sunnah berpakaian kesederhanaan dalam islam gaya hidup

Terkini