
Ilustrasi foto ujian sakit
Terasmuslim.com - Keyakinan atau optimisme adalah modal paling utama dalam menghadapi sebuah penyakit.
Sikap ragu-ragu justru seringkali memperlambat proses pemulihan fisik seorang hamba.
Ketika berobat, hati kita harus sepenuhnya bersandar pada kekuasaan Allah.
Sebab, obat dan dokter hanyalah perantara atau sebab datangnya kesembuhan.
Keyakinan yang bulat mampu membangkitkan energi positif dan imunitas di dalam tubuh.
Allah Subhanahu wa Ta`ala berfirman mengenai kisah Nabi Ibrahim `Alaihissalam dalam Al-Qur`an.
"Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku." (QS. Asy-Syu`ara: 80).
Ayat ini mengajarkan tauhid yang kokoh bahwa kesembuhan mutlak milik Allah.
Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam juga memerintahkan umatnya untuk selalu optimis.
"Berobatlah wahai hamba-hamba Allah, karena sesungguhnya Allah tidak menurunkan penyakit melainkan mengirimkan obatnya." (HR. Ahmad).
Hadits tersebut memicu motivasi besar agar kita tidak pernah berputus asa.
Yakin saat berobat berarti kita menghargai ikhtiar medis sekaligus berserah diri.
Sinergi antara doa yang kuat dan pengobatan yang tepat adalah jalan terbaik.
Jangan biarkan bisikan putus asa merusak keyakinan kita akan rahmat-Nya.
Setiap rasa sakit yang kita hadapi dengan sabar juga menjadi penggugur dosa.
Semoga Allah senantiasa mengkaruniakan kesembuhan dan kesehatan yang berkah untuk kita.
TAGS : doa kesembuhan penyakit ikhtiar medis tawakal sembuh