KISAH

Kisah Inspiratif Persaudaraan Kaum Muhajirin dan Anshar

Yahya Sukamdani| Selasa, 09/06/2026
Meneladani ketulusan kaum Anshar menyambut Muhajirin demi persaudaraan Islam. Ilustrasi foto hijrah

Terasmuslim.com - Persaudaraan antara kaum Muhajirin dan Anshar merupakan salah satu tonggak sejarah paling gemilang dalam peradaban Islam.

Ketika umat Muslim Makkah berhijrah tanpa membawa harta, saudara-saudara mereka di Madinah menyambutnya dengan tangan terbuka.

Rasulullah SAW secara langsung mengikat mereka dalam ikatan persaudaraan yang melampaui batas pertalian darah.

Ketulusan kaum Anshar dalam berbagi rumah, makanan, hingga mata pencaharian menjadi bukti nyata dari keimanan yang sejati.

Baca juga :

Allah SWT mengabadikan pujian luar biasa terhadap kedermawanan kaum Anshar ini di dalam Al-Qur`an.

"Dan orang-orang (Anshar) yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah ke tempat mereka." (QS. Al-Hasyr: 9).

Ayat tersebut merekam bagaimana kaum Anshar tidak menaruh keberatan sedikit pun untuk membantu kesulitan saudara seiman.

Di sisi lain, kaum Muhajirin menunjukkan harga diri yang mulia dengan tidak mau menjadi beban bagi orang lain.

Kisah Abdurrahman bin Auf yang hanya meminta ditunjukkan jalan menuju pasar adalah contoh nyata kegigihan Muhajirin.

Ikatan suci ini melahirkan masyarakat baru yang berlandaskan kasih sayang, pengorbanan, dan ukhuwah islamiyah yang kokoh.

Rasulullah SAW menegaskan hakikat persaudaraan antar Muslim ini dalam sebuah hadis yang sangat populer.

"Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya, dia tidak menzaliminya dan tidak membiarkannya (tertindas)." (HR. Bukhari dan Muslim).

Melalui keteladanan kedua kelompok ini, Madinah berubah menjadi pusat peradaban dunia yang penuh dengan keberkahan.

Mereka mengajarkan kepada kita bahwa kekuatan iman mampu meruntuhkan ego pribadi demi kemaslahatan bersama.

Di era modern ini, semangat ukhuwah tersebut sangat relevan untuk kembali dihidupkan di tengah masyarakat.

Mari kita teladani keluhuran budi kaum Muhajirin dan Anshar dalam merajut persatuan umat hari ini.

TAGS : ukhuwah Islamiyah persaudaraan dalam Islam kisah hijrah

Terkini