• KEISLAMAN

Kesalahan Utama Hubungan Suami Istri Menurut Pandangan Islam

Yahya Sukamdani | Senin, 24/08/2026
Kesalahan Utama Hubungan Suami Istri Menurut Pandangan Islam Ilustrasi foto muhasabah diri pasangan suami istri

Terasmuslim.com - Membangun bahtera rumah tangga yang harmonis membutuhkan pemahaman syariat agar terhindar dari berbagai kesalahan fatal.

Salah satu kesalahan umum yang sering terjadi adalah ketidakpahaman pasangan mengenai hak dan kewajiban masing-masing yang telah ditetapkan Islam.

Seorang suami yang berlaku zalim atau enggan memberi nafkah lahir dan batin telah melanggar amanah besar yang dibebankan padanya.

Allah SWT secara tegas memerintahkan para suami untuk memperlakukan istri dengan cara yang baik dalam Surah An-Nisa ayat 19: "Dan bergaullah dengan mereka secara patut."

Baca juga :

Di sisi lain, sikap pembangkangan istri terhadap suami yang taat agama juga menjadi pemicu keretakan hubungan rumah tangga.

Rasulullah SAW menekankan pentingnya saling menghargai dan tidak menyebarkan rahasia ranjang kepada orang lain.

Dalam hadits shahih riwayat Imam Muslim, Nabi SAW bersabda: "Sesungguhnya manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah laki-laki yang menyetubuhi istrinya dan istri bersetubuh dengannya, kemudian ia menyebarkan rahasianya."

Kesalahan lain yang kerap dianggap sepele adalah membanding-bandingkan pasangan sendiri dengan orang lain di media sosial.

Sifat tidak bersyukur atas kelebihan dan kekurangan pasangan dapat mengikis rasa cinta serta mendatangkan ketidakberkahan.

Islam juga melarang keras tindakan emosional yang terburu-buru menguapkan kata talak saat sedang dilanda emosi atau pertengkaran.

Nabi SAW mengingatkan agar seorang mukmin tidak membenci istrinya hanya karena satu sifat yang tidak disukai, sementara masih banyak sifat baik lainnya.

Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah seorang mukmin membenci seorang mukminah, jika ia tidak menyukai satu perangainya, niscaya ia rida dengan perangainya yang lain."

Menjaga komunikasi yang santun, saling memaafkan, dan melibatkan Allah dalam setiap persoalan adalah kunci kedamaian keluarga.

Setiap pasangan hendaknya terus belajar dan memperbaiki diri agar rumah tangga yang dibina berbuah surga.

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga ikatan pernikahan kita dalam naungan sakinah, mawaddah, wa rahmah.