
Ilustrasi foto gelisah
Terasmuslim.com - Bekerja membanting tulang dari pagi hingga malam kerap membuat seseorang merasa lelah tanpa meraih kebahagiaan hakiki.
Islam mengingatkan bahwa kesibukan mengejar materi duniawi yang melalaikan akhirat hanya akan membuahkan kehampaan dan kerugian.
Seorang hamba yang terlalu fokus pada dunia sering kali lupa bahwa seluruh rezeki telah diatur oleh Sang Maha Pencipta.
Allah SWT berfirman dalam Surah At-Takaasur ayat 1-2 mengenai kelalaian manusia: "Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur."
Niat yang salah dalam bekerja menjadikan peluh yang menetes tidak bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Rasulullah SAW mengingatkan pentingnya menata niat dalam setiap aktivitas sebagaimana riwayat Bukhari dan Muslim: "Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya."
Kerja keras tanpa melibatkannya dengan ibadah wajib hanya akan menjauhkan hamba dari rasa kecukupan dan ketenangan jiwa.
Dalam hadits riwayat At-Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT berfirman: "Wahai anak Adam, luangkanlah waktu untuk beribadah kepada-Ku, niscaya Aku penuhi dadamu dengan kekayaan dan Aku tutupi kefakiranmu."
Sebaliknya, barangsiapa yang menomordatangkan dunia dan melupakan akhirat, Allah SWT akan menjadikan urusannya terasa makin cerai-berai.
Nabi SAW menegaskan bahwa dunia tidak akan datang melebihi apa yang telah ditetapkan, sementara kelelahan fisik akan terus menumpuk.
Harta melimpah yang dikumpulkan tanpa keberkahan hanya menjadi beban pertanggungjawaban yang berat di akhirat kelak.
Umat Islam diajarkan untuk menyelaraskan ikhtiar duniawi dengan ketaatan agar setiap usaha mendatangkan pahala dan ridha-Nya.
Kerja yang bernilai ibadah adalah kerja yang diawali dengan niat jujur, cara yang halal, serta tidak melalaikan shalat lima waktu.
Mengejar keberkahan jauh lebih utama daripada sekadar mengejar kuantitas angka yang tidak membawa kedamaian hati.
Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan pada setiap rezeki dan menjaga kita dari kesibukan duniawi yang sia-sia.
TAGS : bekerja tanpa berkah tujuan hidup kerja ibadah