KEISLAMAN

Kisah Mengharukan Tangisan Khalifah Umar Bin Khattab

Yahya Sukamdani| Jum'at, 22/05/2026
Kisah ketakutan Umar bin Khattab terhadap amanah besar kepemimpinan. Ilustrasi foto sedekah

Terasmuslim.com - Kisah ketegasan Umar bin Khattab sebagai pemimpin sering kali diiringi oleh derai air mata yang tulus.

Di balik sosoknya yang ditakuti musuh, sang Khalifah memiliki hati yang sangat lembut dan mudah bergetar.

Tangisan Umar selalu pecah setiap kali ia merenungkan beratnya tanggung jawab di hadapan Allah SWT.

Beliau sangat mengkhawatirkan nasib rakyatnya, bahkan hingga urusan hewan ternak yang terperosok di jalanan.

Baca juga :

Ketakutan luar biasa akan kepemimpinan ini lahir dari pemahaman mendalam terhadap peringatan di dalam Al-Qur`an.

Allah SWT telah mengingatkan beratnya pertanggungjawaban sebuah amanah dalam Surah Al-Ahzab ayat 72.

"Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia." (QS. Al-Ahzab: 72)

 Ayat tersebut menjadi landasan utama bagi Umar untuk selalu waspada dan menangis di sepertiga malam.

Umar sangat memahami bahwa setiap jengkel kebijakan yang ia ambil akan dihisab secara detail kelak.

Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW mengenai beban berat yang harus dipikul oleh seorang pemimpin.

Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari, Nabi SAW menegaskan bahwa setiap pemimpin pasti akan dimintai pertanggungjawaban.

"Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya." (HR. Bukhari)

Bagi Umar, hadis ini bukan sekadar hafalan, melainkan cambuk yang membuatnya terus menangis karena takut lalai.

Suatu hari, air matanya menetes deras saat melihat rakyatnya kelaparan sementara ia tidur dalam kenyamanan.

Beliau memikul sendiri gandum untuk janda yang kelaparan sembari menangis memohon ampunan kepada Sang Pencipta.

Keagungan jiwa Umar bin Khattab ini menjadi cermin abadi bagi siapa saja yang memegang tampuk kekuasaan.

TAGS : khalifah umar amanah kepemimpinan hadis pertanggungjawaban pemimpin

Terkini