KEISLAMAN

Ujian Orang Ketiga Dalam Pernikahan Menurut Islam

Yahya Sukamdani| Jum'at, 22/05/2026
Dampak buruk kehadiran orang ketiga dan solusinya menurut Islam. Ilustrasi Perselingkuhan (Foto: Istockphoto)

Terasmuslim.com - Kehadiran orang ketiga dalam hubungan pernikahan merupakan salah satu ujian keimanan yang sangat berat.

Fenomena ini sering kali menjadi akar penyebab keretakan rumah tangga yang awalnya dibangun dengan harmonis.

Dalam pandangan Islam, tindakan merusak hubungan suami istri ini dikenal dengan istilah takhbib.

Rasulullah SAW memberikan peringatan yang sangat keras terhadap pelaku yang sengaja merusak rumah tangga orang lain.

Baca juga :

Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis sahih riwayat Abu Dawud yang menegaskan status pelaku tersebut.

"Bukan termasuk golongan kami orang yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya." (HR. Abu Dawud)

Tindakan takhbib ini sejatinya adalah perbuatan dosa besar yang sangat dibenci oleh Allah SWT.

Hal ini karena merusak ikatan suci pernikahan sama saja dengan mendukung misi utama iblis.

Dalam hadis riwayat Muslim, dijelaskan bahwa prestasi terbesar tentara iblis adalah memisahkan suami dari istrinya.

"Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air, kemudian mengutus pasukannya... yang paling besar fitnahnya dialah yang paling dekat dengan Iblis... ia berkata: `Aku tidak meninggalkannya hingga aku berhasil memisahkan ia dengan istrinya`." (HR. Muslim)

Oleh karena itu, Al-Qur`an mengingatkan umat Muslim untuk selalu menjaga pandangan dan kehormatan diri.

Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nur ayat 30 mengenai kewajiban menjaga kemaluan dan pandangan bagi laki-laki.

"Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: `Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka...`" (QS. An-Nur: 30)

Perintah yang sama juga berlaku bagi wanita dalam ayat berikutnya demi menutup celah perselingkuhan.

Bagi pasangan yang sedang diuji, kembalilah pada komitmen awal pernikahan dan perbanyak ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga keutuhan rumah tangga kita dari segala bentuk fitnah orang ketiga.

TAGS : mengatasi perselingkuhan hadis rumah tangga menjaga keharmonisan

Terkini