
Ilustrasi foto tauhid
Terasmuslim.com - Kisah Masyitah adalah potret keberanian seorang wanita yang lebih memilih maut daripada menggadaikan akidahnya kepada penguasa yang mengaku tuhan.
Beliau bertugas sebagai perias rambut putri Fir`aun hingga sebuah peristiwa kecil membongkar rahasia keimanan yang selama ini disembunyikannya.
Ketika sisir yang digunakannya terjatuh, Masyitah secara refleks mengucap "Bismillah" yang langsung memancing kemarahan putri sang penguasa Mesir.
Kabar ini sampai ke telinga Fir`aun, yang kemudian memaksa Masyitah untuk meninggalkan Islam dan kembali menyembah dirinya sebagai tuhan tertinggi.
Namun, Masyitah dengan tegas menjawab bahwa Tuhannya dan Tuhan Fir`aun adalah Allah SWT, Zat Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Fir`aun yang murka lantas menyiapkan kuali besar berisi minyak mendidih untuk mengeksekusi Masyitah beserta seluruh anak-anaknya di depan matanya sendiri.
Satu per satu buah hatinya dilemparkan ke dalam minyak panas, hingga tersisa bayi yang masih menyusu dalam pelukan erat sang ibu.
Dalam momen yang memilukan itu, Allah memberikan mukjizat kepada bayi tersebut untuk berbicara demi menguatkan hati ibundanya yang sempat ragu.
Sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Ahmad, bayi itu berkata agar ibunya bersabar karena sesungguhnya ia berada di atas kebenaran.
Keajaiban iman ini membuat Masyitah mantap melompat ke dalam kuali demi menjemput kesyahidan dan rida Allah yang jauh lebih berharga.
Keteguhan iman Masyitah meninggalkan bekas yang sangat mendalam, bahkan tercium aromanya oleh Rasulullah SAW saat peristiwa Isra` Mi`raj.
Nabi Muhammad SAW bertanya kepada Jibril mengenai bau harum yang semerbak, dan Jibril menjawab itu adalah wangi Masyitah dan anak-anaknya.
Allah SWT berfirman dalam Surah Ibrahim ayat 27 bahwa Dia meneguhkan iman orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh dalam kehidupan dunia.
Kisah ini menjadi pengingat bagi kita bahwa ujian keimanan bisa datang dalam bentuk tekanan fisik maupun godaan jabatan dan harta duniawi.
Semoga harumnya iman Masyitah menjadi inspirasi bagi setiap Muslim untuk tetap istikamah memegang teguh kalimat tauhid hingga embusan napas terakhir.
TAGS : Tukang Sisir Firaun Keteguhan Iman Harum Surga