
Ilustrasi (Foto: Sindonews)
Terasmuslim.com - Bagi umat Islam yang ingin meningkatkan kecerdasan dan pemahaman, tidak ada yang lebih ampuh selain mendekatkan diri kepada Allah melalui bacaan Al-Qur`an. Salah satu ayat yang sering disebut sebagai kunci untuk memperkuat akal dan kecerdasan adalah Surat Al-Baqarah ayat 282, yang dikenal dengan ayat Al-Mudayana atau ayat mengenai hutang piutang.
Ayat ini mengandung banyak hikmah yang tidak hanya berkaitan dengan urusan finansial, tetapi juga menyentuh aspek kecerdasan manusia dalam berbagai hal. Mari kita simak penjelasannya lebih dalam.
"يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى فَاكْتُبُوهُ وَلْيَكْتُبْ بَيْنَكُمْ كَاتِبٌ بِالْعَدْلِ وَلَا يَأْبَ كَاتِبٌ أَنْ يَكْتُبَ كَمَا عَلَّمَهُ اللَّهُ فَلْيَكْتُبْ وَلْيُمْلِلْ بَاِلَّذِي عَلَيْهِ الْحَقُّ وَلْيَتَّقِ اللَّهَ رَبَّهُ وَلَا يَكْتُبْ وَالْيَتَّقِ اللَّهَ رَبَّهُ وَفَلْيَكْتُبْ بَيْنَكُمْ كَاتِبٌ بِالْعَدْلِ وَلَا يَأْبَ كَاتِبٌ أَنْ يَكْتُبَ كَمَا عَلَّمَهُ اللَّهُ فَلْيَكْتُبْ وَيُمْلِلْ عَلَيْهِ الْحَقُّ وَلَا تَأْبَ"
"Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian saling berhutang dengan piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kalian menuliskannya. Dan hendaklah ada seorang penulis antara kalian dengan adil. Janganlah penulis itu enggan menulis sebagaimana yang telah diajarkan Allah kepadanya. Hendaklah ia menulis dan hendaklah orang yang berhutang itu mengucapkan (menyampaikan) haknya. Dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah, Tuhannya. Janganlah ia mengurangi atau menambah dalam penulisan tersebut." (QS. Al-Baqarah: 282)
Ayat ini memang berkaitan dengan aturan yang jelas mengenai transaksi hutang piutang, tetapi secara lebih luas, ayat ini juga mengandung banyak pelajaran yang bisa diterapkan untuk meningkatkan kecerdasan, baik dalam aspek spiritual maupun intelektual.
Banyak ahli berpendapat bahwa salah satu cara untuk memperoleh kecerdasan adalah dengan mencatat dan menulis apa yang telah dipelajari. Bahkan, dalam dunia pendidikan modern, mencatat materi yang telah dipelajari adalah metode yang sangat direkomendasikan untuk membantu proses pemahaman. Allah SWT sudah mengajarkan cara ini dalam ayat ini, yang menjelaskan bahwa penulisan adalah sarana penting dalam menjaga kejelasan dan kecerdasan berpikir.
Tafsir para ulama juga menunjukkan bahwa melaksanakan apa yang diperintahkan dalam ayat ini, seperti ketelitian dan kejujuran dalam mencatat serta menjaga kesepakatan, akan membawa keberkahan dalam hidup, termasuk dalam hal memperoleh ilmu dan pemahaman.
Selain membaca surat Al-Baqarah ayat 282, ada juga doa dan amalan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kecerdasan, seperti:
رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
“Rabbi zidni ‘ilman”
Artinya: "Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku."
Dengan memohon kepada Allah agar diberikan ilmu yang bermanfaat, disertai dengan usaha untuk belajar dan mencatat, kita berharap dapat meningkatkan kecerdasan yang bermanfaat baik untuk dunia maupun akhirat.
Hal ini berhubungan erat dengan cara kita menyimpan dan mengolah pengetahuan yang kita dapatkan. Jadi, untuk memperoleh kecerdasan, tidak hanya cukup dengan belajar, tetapi juga dengan mencatat, mengingat, dan mengamalkan ilmu yang kita pelajari dengan penuh keikhlasan dan ketelitian.
TAGS : Al-Qur`an Al-Baqarah Ayat282 Islam