
Ilustrasi (Foto: tribunnews)
Terasmuslim.com - Isra Miraj adalah salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang memperingati perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra) dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha (Miraj). Di Indonesia, termasuk di tanah Sunda, peringatan Isra Miraj dirayakan dengan penuh khidmat dan tradisi khas yang mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal.
Bagi masyarakat Sunda, Isra Miraj bukan sekadar peristiwa sejarah, tetapi juga momen untuk mempererat hubungan dengan Allah SWT serta sesama manusia. Perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW menjadi inspirasi untuk memperkuat iman, meningkatkan kesalehan, dan memperbaiki akhlak. Dalam konteks budaya Sunda, peringatan ini sering dikaitkan dengan nilai-nilai silih asih, silih asah, dan silih asuh, yang berarti saling mengasihi, saling mengingatkan, dan saling menjaga.
Masyarakat Sunda memiliki berbagai cara unik untuk merayakan Isra Miraj. Berikut adalah beberapa tradisi yang biasa dilakukan:
Peringatan Isra Miraj di masyarakat Sunda mencerminkan perpaduan antara nilai-nilai Islam dan budaya lokal. Nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan kesederhanaan sangat terasa dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Tradisi ini tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar anggota masyarakat.
Dengan tetap melestarikan tradisi ini, masyarakat Sunda menunjukkan bahwa agama dan budaya dapat berjalan harmonis, saling melengkapi untuk menciptakan kehidupan yang penuh makna. Peringatan Isra Miraj menjadi bukti bagaimana warisan agama dapat diadaptasi sesuai dengan kearifan lokal tanpa kehilangan esensi spiritualnya.