• KEISLAMAN

Nasihat Orang Tua Ini Baru Dipahami Usai Tiada

Yahya Sukamdani | Sabtu, 03/10/2026
Nasihat Orang Tua Ini Baru Dipahami Usai Tiada Ilustrasi foto doa orangtua

Terasmuslim.com - Nasihat yang pernah diucapkan orang tua sering kali kita anggap angin lalu ketika mereka masih berada di sisi kita.

Namun, seiring berjalannya waktu dan setelah kedewasaan menyapa, kebenaran dari setiap kata-kata mereka baru terasa dampaknya.

Seseorang baru benar-benar memahami makna mendalam dari nasihat sederhana orang tuanya setelah sosok tercinta tersebut telah tiada.

Penyesalan mendalam kerap hadir saat menyadari betapa tulusnya niat orang tua dalam membimbing dan menjaga kehidupannya.

Islam menempatkan nasihat dan keridaan orang tua sebagai pedoman hidup yang penuh dengan keberkahan.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Luqman ayat 14: "Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya; ibunya telah meengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu."

Ayat ini mengingatkan kita akan besarnya pengorbanan orang tua yang menjadi alasan mengapa setiap perkataan mereka patut kita renungkan.

Ridha dan murka Allah SWT terhadap seorang hamba bahkan sangat bergantung pada perasaan kedua orang tuanya.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Tirmidzi: "Ridha Allah tergantung pada ridha kedua orang tua, dan murka Allah tergantung pada murka kedua orang tua."

Kehilangan orang tua membuat kita sadar bahwa kesempatan untuk mendengarkan petuah dan berbakti secara langsung telah tertutup rapat.

Meskipun raga mereka telah berpisah dunia, pintu untuk berbakti dan menyambung pahala bagi mereka masih tetap terbuka lebar.

Kisah ini memberikan edukasi berharga agar kita tidak pernah menyepelekan sekecil apa pun arahan yang diberikan oleh ayah dan ibu.

Menghargai keberadaan serta nasihat mereka selagi masih hidup adalah wujud syukur terbaik yang harus senantiasa kita amalkan.

Semoga keteladanan dan pesan dari kisah ini menggerakkan hati kita untuk selalu mendoakan dan memuliakan orang tua di setiap waktu.

Sebab, penyesalan terbaik di masa depan adalah dengan mendengarkan serta mengamalkan setiap nasihat kebaikan orang tua saat ini.