Ilustrasi sifat buruk manusia
Terasmuslim.com - Manusia diciptakan oleh Allah SWT dengan potensi kebaikan sekaligus kecenderungan pada sifat-sifat kelemahan diri.
Al-Qur`an secara jujur memetakan berbagai tabiat buruk manusia agar setiap hamba mampu mengenali dan membenahi fisiknya secara spiritual.
Salah satu sifat dasar yang sering melekat pada diri manusia adalah tabiat mudah berkeluh kesah dan kikir terhadap nikmat harta.
Allah SWT menegaskan fenomena psikologis ini dalam Al-Qur`an Surah Al-Ma`arij ayat 19–21 tentang tabiat manusia yang tergesa-gesa serta kikir.
Selain mudah berputus asa, manusia juga memiliki kecenderungan alami untuk bersikap melampaui batas ketika merasa dirinya sudah berkecukupan.
Peringatan tegas mengenai sifat sombong ini tertuang jelas dalam Al-Qur`an Surah Al-`Alaq ayat 6–7.
Tidak hanya itu, manusia kerap tergesa-gesa dalam mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang bagi dirinya.
Allah SWT menggambarkan sifat terburu-buru ini dalam firman-Nya pada Al-Qur`an Surah Al-Isra` ayat 11.
Secara emosional, manusia juga sangat mudah merasa bangga diri saat mendapat kesenangan dan langsung menyalahkan keadaan ketika ditimpa ujian.
Rasulullah SAW memperingatkan bahaya perturutan hawa nafsu ini dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim tentang sifat manusia yang tidak pernah merasa puas akan harta.
Dalam riwayat tersebut, Rasulullah SAW bersabda bahwa seandainya manusia memiliki satu lembah emas, niscaya ia akan mengharapkan lembah yang kedua.
Tabiat-tabiat buruk ini jika dibiarkan tanpa kendalian iman akan mengarahkan manusia pada kehancuran moral serta spiritual.
Namun, Allah SWT menyediakan obat mujarab berupa ibadah konsisten, zikir, serta tazkiyatun nafs untuk memurnikan kembali fitrah manusia.
Rasulullah SAW mengingatkan dalam hadis riwayat Tirmidzi bahwa setiap anak Adam pasti pernah berbuat salah, dan sebaik-baik orang bersalah adalah yang bertaubat.
Dengan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT, seorang Muslim mampu mengendalikan tabiat buruknya menjadi akhlak terpuji yang diridhai-Nya.