• KEISLAMAN

Saat Allah Enggan Membela Diri Kita Lagi

Yahya Sukamdani | Jum'at, 21/08/2026
Saat Allah Enggan Membela Diri Kita Lagi Ilustrasi foto membaca Al quran di masjid

Terasmuslim.com - Pertolongan dan pembelaan dari Allah SWT merupakan benteng perlindungan tertinggi bagi setiap mukmin dalam menghadapi ujian hidup.

Namun, ada kalanya pembelaan-Nya seolah menjauh dan membiarkan seorang hamba berjuang sendirian tanpa pertolongan-Nya.

Allah SWT secara tegas menyatakan bahwa Dia tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri.

...Innallāha lā yughayyiru mā biqaumin ḥattā yughayyirū mā bi`anfusihim... "Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra`d: 11)

Kemaksiatan yang dilakukan secara terus-menerus menjadi penghalang utama datangnya pertolongan dan perlindungan dari Sang Maha Pencipta.

Perbuatan zalim terhadap sesama manusia juga memicu terputusnya pembelaan Allah dalam kehidupan seorang hamba.

Rasulullah SAW mengingatkan bahwa doa orang yang terzalimi akan diijabah tanpa ada penghalang langsung menuju kepada Allah.

Dalam hadis riwayat Al-Bukhari, Nabi SAW bersabda, "Takutlah kamu akan doa orang yang terzalimi, karena tidak ada hijab antara doanya dengan Allah."

Sikap enggan amar ma`ruf nahi munkar dalam masyarakat turut menjadi alasan mengapa Allah menahan pembelaan-Nya saat bencana melanda.

Surah Al-Anfal ayat 25 mengingatkan umat Islam agar mewaspadai fitnah yang tidak hanya menimpa orang-orang zalim saja.

Ketika hati telah membatu dan jauh dari zikir, Allah akan membiarkan hamba tersebut tersesat dalam prasangkanya sendiri.

Kehilangan pembelaan Ilahi adalah musibah terbesar karena tak ada satu pun makhluk yang mampu memberikan pertolongan sejati.

Evaluasi diri dan perbanyak istigfar menjadi jalan satu-satunya untuk mengetuk kembali pintu kasih sayang dan perlindungan-Nya.

Keikhlasan dalam bertaubat akan membuka kembali keran pembelaan Allah yang sempat tertutup akibat dosa-dosa masa lalu.

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga kita dari perbuatan bermaksiat dan selalu membela kita di dunia maupun akhirat.