• KEISLAMAN

Peristiwa Isra Miraj Dan Hikmah Shalat Lima Waktu

Yahya Sukamdani | Senin, 10/08/2026
Peristiwa Isra Miraj Dan Hikmah Shalat Lima Waktu Ilustrasi shalat berjamaah di masjid

Terasmuslim.com - Peristiwa Isra Mikraj merupakan mukjizat agung yang memperlihatkan kebesaran Allah SWT serta kekuasaan-Nya yang melampaui jangkauan akal manusia.

Kejadian luar biasa ini diabadikan secara tegas dalam Al-Qur`an Surah Al-Isra ayat 1 tentang perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa.

Melalui perjalanan mulia tersebut, Rasulullah SAW diberkahi kesempatan menembus Sidratul Muntaha untuk menerima perintah ibadah secara langsung dari Sang Pencipta.

Latar belakang terjadinya mukjizat ini merupakan hiburan dari Allah SWT setelah Rasulullah SAW mengalami Amul Huzni atau tahun kesedihan atas wafatnya Siti Khadijah dan Abu Thalib.

Dalam perjalanan supranatural Isra, Nabi Muhammad SAW mengendarai Buraq dengan didampingi oleh Malaikat Jibril AS.

Setibanya di Masjidil Aqsa, Rasulullah SAW memimpin salat dua rakaat bersama para nabi terdahulu sebagai simbol kepemimpinan risalah Islam universal.

Tahapan Mikraj kemudian membawa Nabi SAW naik menembus tujuh lapis langit dan bertemu dengan para nabi pilihan di setiap tingkatannya.

Puncak perjalanan spiritual tersebut melahirkan syariat salat yang semula diwajibkan sebanyak 50 waktu dalam sehari semalam.

Atas saran Nabi Musa AS dan kasih sayang Allah SWT, kewajiban tersebut akhirnya diringankan menjadi lima waktu tanpa mengurangi nilai pahalanya.

Sebagaimana diriwayatkan dalam hadis sahih Bukhari dan Muslim, Allah SWT menegaskan bahwa lima waktu salat tersebut tetap bernilai pahala setara 50 waktu.

Salat lima waktu memiliki kedudukan yang sangat istimewa karena merupakan satu-satunya ibadah yang diperintahkan langsung tanpa perantara malaikat.

Kedudukan vital ibadah ini diperkuat oleh hadis riwayat Tirmidzi bahwa salat adalah amalan pertama yang akan dihisab pada hari kiamat.

Secara spiritual, ibadah salat berperan sebagai miraj-nya orang-orang beriman untuk berkomunikasi dan mendekatkan diri secara personal kepada Allah SWT.

Kewajiban salat lima waktu juga berfungsi sebagai pembersih dosa harian serta benteng utama penjaga diri dari perbuatan keji dan mungkar.

Memahami hikmah Isra Mikraj hendaknya makin memperkokoh komitmen kita untuk mendirikan salat secara khusyuk dan tepat waktu.