Ilustrasi bersalaman (foto:suaramuhammadiyah)
Terasmuslim.com - Mengucapkan terima kasih merupakan akhlak mulia yang mencerminkan kerendahan hati seorang Muslim sejati.
Seringkali kita merasa berat untuk mengapresiasi kebaikan kecil yang telah diberikan oleh orang lain.
Padahal, Islam mengajarkan bahwa rasa syukur kepada Allah tidak akan sempurna tanpa adanya rasa terima kasih kepada sesama.
Allah SWT telah menegaskan pentingnya bersyukur atas segala nikmat, baik yang datang langsung maupun melalui perantara makhluk-Nya.
"Dan ingatlah juga, tatkala Tuhanmu memaklumkan; `Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu`." (QS. Ibrahim: 7).
Ayat ini mengingatkan kita bahwa pintu pembuka tambahan nikmat adalah dengan pandai-pandai berterima kasih.
Rasulullah SAW juga memberikan peringatan yang sangat tegas bagi mereka yang enggan mengapresiasi kebaikan orang lain.
Beliau mengaitkan secara langsung antara hubungan sosial antarmanusia dengan kualitas hubungan kita kepada Sang Pencipta.
"Tidak dikatakan bersyukur kepada Allah bagi siapa yang tidak tahu berterima kasih kepada manusia." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).
Hadits yang agung ini menjadi tamparan keras agar kita tidak menjadi pribadi yang sombong dan egois.
Mengucapkan terima kasih bukan sekadar basa-basi sosial, melainkan bagian dari ibadah dan manifestasi iman.
Ketika seseorang membantu kita, ucapkanlah kalimat terbaik seperti jazakallahu khairan sebagai bentuk doa yang tulus.
Budaya saling menghargai ini akan merajut tali persaudaraan yang semakin kuat di tengah umat.
Sebaliknya, sikap kikir dalam berterima kasih hanya akan menumbuhkan sifat kufur nikmat di dalam dada.
Mari kita biasakan lisan ini untuk ringan mengucapkan terima kasih atas setiap bantuan yang kita terima.
Semoga Allah SWT menjauhkan kita dari sifat pelit dan menggolongkan kita ke dalam hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur.