• KEISLAMAN

Dosa Besar di Balik Merusak Rumah Tangga Orang Lain

Yahya Sukamdani | Rabu, 05/11/2025
Dosa Besar di Balik Merusak Rumah Tangga Orang Lain Ilustrasi perselisihan rumah tangga

Terasmuslim.com - Dalam Islam, pernikahan merupakan ikatan suci yang dijaga oleh Allah SWT. Mengganggu atau merusak rumah tangga orang lain termasuk perbuatan zalim dan dosa besar. Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nur ayat 2, “Perempuan dan laki-laki yang berzina, deralah masing-masing seratus kali...” Ayat ini menunjukkan betapa besar larangan Allah terhadap segala tindakan yang mengarah pada perzinaan, termasuk menggoda pasangan orang lain. Islam memandang rumah tangga sebagai benteng kehormatan, sehingga siapa pun yang merusaknya telah menentang hukum Allah.

Rasulullah SAW bersabda, “Bukan termasuk golongan kami orang yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya” (HR. Abu Dawud). Hadis ini dengan tegas melarang segala upaya yang menimbulkan keretakan dalam rumah tangga, baik dengan niat memiliki, iri hati, maupun godaan yang menggoyahkan keutuhan pasangan suami istri. Bahkan, sekadar menumbuhkan rasa suka terhadap pasangan orang lain yang sudah menikah tanpa menahan diri termasuk dosa hati yang berpotensi menyeret pada dosa yang lebih besar.

Allah SWT juga memperingatkan agar setiap muslim menjaga pandangan dan kehormatan diri. Dalam QS. An-Nur ayat 30-31, Allah memerintahkan laki-laki dan perempuan untuk menundukkan pandangan dan menjaga kemaluannya. Hal ini menjadi benteng utama agar tidak tergoda untuk menginginkan apa yang sudah dimiliki orang lain. Islam menekankan bahwa godaan yang tampak kecil bisa menjadi sebab keruntuhan keluarga, air mata anak, dan kehancuran generasi.