Kesibukan belanja menjelang Idul Fitri sering membuat umat lalai dari ibadah sepuluh malam terakhir.
Wanita haid dan nifas tetap berpeluang meraih pahala Lailatul Qadar melalui berbagai amalan.
Lailatul Qadar adalah malam penuh kemuliaan yang nilainya melebihi ibadah delapan puluh tahun.
Lailatul Qadar menjadi momen yang paling diburu umat Muslim di seluruh dunia pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
Makna Lailatul Qadar dalam Al-Qur’an dan hadits serta alasan dinamakan malam kemuliaan.
Lailatul Qadar tidak selalu malam ganjil, ulama menjelaskan kemungkinan terjadi pada malam genap.
Berikut ini deretan amalan yang dapat dilakukan wanita haid agar tetap mendapatkan keutamaan malam lailatul qadar.
Rasulullah tidak mencontohkan shalat khusus Lailatul Qadar, umat dianjurkan memperbanyak qiyamul lail dan doa.
Berdasarkan panduan fiqih, berikut beberapa hal utama yang membatalkan ibadah iktikaf
Berikut ini panduan lengkap tata cara melaksanakan iktikaf sesuai dengan tuntunan agama
Pada lailatul qadar, para malaikat turun dengan izin Allah untuk membawa rahmat dan ketetapan takdir bagi hamba-hamba-Nya.
Berikut adalah checklist amalan utama yang bisa Anda terapkan untuk memaksimalkan peluang meraih keberkahan Lailatul Qadar.
Di antara riuhnya persiapan umat Muslim mengejar malam Lailatul Qadar, ada satu percakapan singkat namun mendalam yang terekam dalam sejarah hadis.
Berdasarkan perhitungan saat ini, malam ke-21 Ramadhan 1447 H diperkirakan akan jatuh pada Selasa malam, 10 Maret 2026.
Umat Muslim di Indonesia kini telah memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Sepuluh malam terakhir bulan Ramadan selalu menjadi masa paling dinantikan umat Islam.
Bulan Ramadhan memiliki keistimewaan besar karena menjadi waktu turunnya Al-Qur’an. Ternyata, pemilihan bulan suci ini menyimpan hikmah mendalam bagi kehidupan umat Islam.
Ramadhan hadir sebagai bulan istimewa yang membuka pintu surga, melipatgandakan pahala, dan menjadi kesempatan emas meraih ampunan Allah.
Pada Malam Lailatul Qadar, umat Islam percaya bahwa Malaikat Jibril (Jibril) menyampaikan ayat-ayat pertama Al-Quran kepada Nabi Muhammad pada malam ini
Seorang muslim perlu mempelajari dan memahami kandungan firman Allah Ta’ala, termasuk memahami penyebab diturunkannya setiap ayat dalam Al-Qur’an