Islam mengingatkan manusia menyelesaikan dosa, hutang, dan kezaliman sebelum menghadapi hisab akhirat.
Shalat menjadi amalan pertama yang dihisab pada hari kiamat kelak.
Islam memperingatkan bahaya mengejar popularitas dengan menghalalkan segala cara, karena setiap amal akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
Hari yang dijanjikan pasti tiba. Al-Qur`an dan Sunnah menggambarkan dahsyatnya hari tersebut, ketika setiap amal diperhitungkan tanpa tersisa.
Islam mengakui kebebasan manusia dalam bertindak, namun Al-Qur`an menegaskan bahwa setiap perbuatan di dunia pasti akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat.
Shalat adalah barometer amal seorang muslim—baik buruknya shalat menentukan nilai seluruh amal lainnya.
Setiap jiwa akan melewati fase-fase berat setelah kematian yang menuntut bekal iman dan amal saleh.
Panduan muhasabah diri berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah.
Kepemimpinan adalah amanah, bukan kehormatan untuk disalahgunakan.
Shalat bukan sekadar rutinitas, tetapi komunikasi langsung antara hamba dan Tuhannya.
Kefakiran adalah ujian, bukan kehinaan.
Ada golongan tertentu yang disebutkan akan langsung masuk ke dalam neraka tanpa melalui proses hisab.
Islam mengajarkan seorang Muslim untuk menghisab diri sebelum beramal, agar amal tetap ikhlas dan sesuai syariat.
Ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas tauhid dan ketergantungan hanya kepada Allah ﷻ.
Shalat adalah ibadah pertama yang akan dihisab (dihitung dan diperiksa) pada Hari Kiamat
Menjelang bulan Ramadan, umat Islam di Indonesia pasti sudah tidak sabar menantikan kapan hari pertama puasa akan dimulai. Penentuan ini menjadi topik utama, dengan dua metode yang selalu menjadi acuan, yakni rukyatul hilal dan hisab