
Ilustrasi pengusaha dermawan
Terasmuslim.com - Kisah Abdurrahman bin Auf RA merupakan teladan terbaik mengenai kejayaan ekonomi yang dibingkai oleh ketaatan dan kedermawanan.
Sebagai salah satu sahabat yang dijamin masuk surga, beliau membuktikan bahwa kekayaan melimpah tidak pernah melalaikan hati dari Allah.
Ketika berhijrah ke Madinah tanpa membawa harta benda, beliau menolak tawaran kemudahan dan memilih memulai usahanya dari pasar.
Dengan etika bisnis yang jujur, profesional, dan penuh keberkahan, Allah membukakan pintu rezeki yang sangat melimpah baginya.
Kedermawanan tanpa ragu dari Abdurrahman bin Auf merupakan wujud nyata pengamalan firman Allah SWT dalam Surah Al-Lail ayat 5-7:
"Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan darinya jalan yang mudah." (QS. Al-Lail: 5-7)
Beliau tidak pernah ragu mendonasikan ratusan unta beserta seluruh muatannya untuk menyokong kebutuhan ekonomi dan dakwah kaum muslimin.
Bahkan dalam sebuah pertempuran penting, beliau menginfakkan separuh dari seluruh kekayaannya demi kejayaan Islam dan keselamatan umat.
Semangat berderma ini mencerminkan pemahaman mendalam beliau akan hakikat harta yang sejatinya adalah titipan dan ujian di dunia.
Kedermawanan serta keutamaan Abdurrahman bin Auf diakui langsung oleh Rasulullah SAW dalam berbagai kesempatan.
Kemuliaan dan jaminan keindahan bagi beliau terekam jelas dalam sebuah hadis sahih riwayat Tirmidzi:
"Abu Bakar di surga, Umar di surga, Utsman di surga, Ali di surga... dan Abdurrahman bin Auf di surga." (HR. Tirmidzi no. 3747)
Meskipun bergelimang harta, Abdurrahman bin Auf tetap hidup bersahaja dan sangat takut jika hartanya akan memperberat hisabnya di akhirat.
Prinsip bisnis yang beliau terapkan mengajarkan bahwa orientasi utama seorang pebisnis Muslim adalah keberkahan dan kemaslahatan bersama.
Di era modern yang serba kompetitif ini, etika dan mentalitas bisnis Abdurrahman bin Auf menjadi model ideal bagi para wirausahawan Muslim.
Meneladani beliau berarti menjadikan harta sebagai sarana ibadah dan alat untuk memperluas manfaat bagi masyarakat luas.
Semoga keberkahan dan jiwa kedermawanan Abdurrahman bin Auf terus menginspirasi umat Islam dalam membangun kemandirian ekonomi.
TAGS : Abdurrahman bin Auf Pengusaha Muslim Sahabat Nabi