
Ilustrasi foto kisah Umar bin Khattab
Terasmuslim.com - Kisah keislaman Umar bin Khattab RA merupakan salah satu titik balik paling bersejarah dan monumental dalam perjalanan dakwah Islam.
Sebelum memeluk Islam, Umar dikenal sebagai sosok yang sangat keras dan gigih menentang dakwah yang dibawakan oleh Rasulullah SAW.
Namun, hidayah Allah SWT menyapa hatinya secara mendalam ketika beliau mendengar lantunan ayat-ayat suci Surah Thaha ayat 14:
"Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah salat untuk mengingat-Ku."* (QS. Thaha: 14)
Getaran keindahan Al-Qur`an tersebut seketika melunakkan ketegasan hatinya dan membimbingnya menuju pintu kebenaran Islam.
Keislaman Umar membawa angin segar serta kekuatan baru bagi perjuangan kaum muslimin yang saat itu masih berada dalam keterbatasan.
Rasulullah SAW bahkan pernah berdoa secara khusus memohon hidayah untuk Umar, sebagaimana diriwayatkan dalam hadis shahih:
"Ya Allah, muliakanlah Islam dengan salah satu dari dua orang yang paling Engkau cintai: Abu Jahal atau Umar bin Khattab." (HR. Tirmidzi no. 3681)
Setelah bersahadat, Umar tampil sebagai sosok pemberani yang tidak pernah gentar menyuarakan kebenaran di tengah intimidasi Kaum Quraisy.
Atas ketegasannya dalam membedakan antara kebenaran dan kebathilan, Rasulullah SAW memberikan julukan Al-Faruq kepada beliau.
Ketika diamanahi menjadi Khalifah kedua, Umar membuktikan kepemimpinan yang sangat adil, sederhana, dan senantiasa berpihak pada rakyat kecil.
Beliau memegang teguh prinsip tanggung jawab kepemimpinan yang kelak akan dipertanggungjawabkan secara mutlak di hadapan Allah SWT.
Prinsip tersebut sejalan dengan pesan Rasulullah SAW dalam hadis shahih tentang amanah seorang pemimpin:
"Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya." (HR. Bukhari no. 893 & Muslim no. 1829)
Keteladanan Umar bin Khattab mengajar kita bahwa tidak ada hati yang terlalu keras untuk disentuh oleh hidayah Allah SWT.
Gaya kepemimpinan Umar yang tegas namun penuh kasih sayang menjadi standar moral yang sangat relevan bagi para pemimpin di era modern.
Semoga kisah perjalanan hidup Umar bin Khattab menginspirasi kita untuk terus memperbaiki diri dan berani berdiri membela kebenaran.
TAGS : Umar bin Khattab Kisah Keislaman Khulafaur Rasyidin