KEISLAMAN

Doa Memohon Perlindungan dari Godaan Setan

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Minggu, 18/10/2026
Umat Islam dianjurkan untuk senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT dari godaan setan yang dapat menjerumuskan manusia ke dalam perbuatan dosa. Ilustrasi - doa agar terhindar dari godaan setan (Foto: AI)

Jakarta, Terasmuslim.com - Umat Islam dianjurkan untuk senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT dari godaan setan yang dapat menjerumuskan manusia ke dalam perbuatan dosa.

Godaan tersebut dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari membangkitkan amarah, menumbuhkan rasa iri, hingga mendorong seseorang melakukan perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama.

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT mengajarkan umat manusia untuk berlindung kepada-Nya ketika menghadapi godaan setan. Salah satu doa yang dapat diamalkan terdapat dalam Surah Al-Mu’minun ayat 97–98.

Allah SWT berfirman:

Baca juga :

وَقُلْ رَّبِّ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزٰتِ الشَّيٰطِيْنِ ۙ وَأَعُوْذُ بِكَ رَبِّ اَنْ يَّحْضُرُوْنِ

Artinya: “Dan katakanlah, `Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung kepada Engkau, ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekatiku.`” (QS. Al-Mu’minun: 97–98)

Ayat tersebut mengajarkan bahwa manusia membutuhkan pertolongan Allah SWT agar mampu menghadapi bisikan setan.

Permohonan perlindungan ini tidak hanya berkaitan dengan godaan untuk melakukan dosa, tetapi juga menjadi pengingat agar seorang Muslim menjaga hati, pikiran, dan perilakunya.

Selain doa tersebut, umat Islam dapat membaca taawuz ketika hendak berlindung dari godaan setan.

Bacaan ini juga dianjurkan ketika membaca Al-Qur’an, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah An-Nahl ayat 98.

فَاِذَا قَرَأْتَ الْقُرْاٰنَ فَاسْتَعِذْ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطٰنِ الرَّجِيْمِ

Artinya: “Maka apabila engkau (Muhammad) hendak membaca Al-Qur’an, mohonlah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.” (QS. An-Nahl: 98)

Taawuz yang biasa dibaca adalah:

أَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

A‘ūdzu billāhi minasy-syaithānir-rajīm.

Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.”

Bacaan tersebut menjadi bentuk permohonan agar Allah SWT melindungi seorang Muslim dari gangguan dan godaan setan.

Taawuz juga menjadi bacaan yang dianjurkan sebelum membaca Al-Qur’an.

Allah SWT turut mengingatkan bahwa setan merupakan musuh manusia sehingga harus diwaspadai. Dalam Surah Fatir ayat 6, Allah berfirman:

اِنَّ الشَّيْطٰنَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوْهُ عَدُوًّا

Artinya: “Sungguh, setan itu musuh bagimu, maka perlakukanlah ia sebagai musuh.” (QS. Fatir: 6)

Peringatan tersebut mengajarkan umat Islam agar tidak mengikuti ajakan yang membawa kepada kemaksiatan.

Selain berdoa, seorang Muslim perlu menjaga ibadah, memperbanyak zikir, mengendalikan amarah, dan menjauhi lingkungan atau kebiasaan yang mendorong perbuatan buruk.

Dengan membiasakan diri membaca doa perlindungan dan menjalankan perintah Allah SWT, umat Islam diharapkan lebih mampu menjaga diri dari godaan setan.

Doa bukan sekadar bacaan, melainkan juga pengingat untuk terus berusaha menjalani kehidupan sesuai tuntunan agama.

TAGS : Info Keislaman Bacaan Doa Godaan Setan Ajaran Islam

Terkini