
Ilustrasi foto bersin
Terasmuslim.com - Kejadian bermakna ini terjadi pada masa Rasulullah SAW ketika seorang sahabat bersin lalu memuji Allah SWT.
Lelaki tersebut lantas mengucapkan kalimat tahmid dengan rasa syukur yang mendalam atas nikmat kesehatan.
Ungkapan pujian itu terdengar jelas oleh jamaah serta Rasulullah SAW yang berada di dekatnya.
Sikap tanggap dan pujian dari Nabi Muhammad SAW menegaskan betapa mulianya amalan menyebut nama Allah.
Allah SWT menyukai hamba-Nya yang senantiasa bersyukur dan mengingat-Nya dalam segala kondisi.
Peristiwa ini digambarkan dalam hadis shahih riwayat Imam Bukhari dan Muslim tentang adab saat bersin.
Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah menyukai bersin dan membenci menguap karena bersin membawa kesegaran tubuh.
Sebagai ucapan syukur, seorang Muslim dianjurkan membaca kalimat "Alhamdulillah" setelah bersin.
Mendengar pujian tersebut, sesama Muslim yang mendengarnya disunnahkan membalas dengan doa "Yarhamukallah".
Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Surah An-Nisa ayat 86 tentang kewajiban membalas penghormatan atau kebaikan.
"Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik daripadanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa)." (QS. An-Nisa: 86)
Islam mengajarkan bahwa setiap embusan napas dan pelepasan kotoran saat bersin adalah nikmat kesehatan yang besar.
Melalui tanggapan beliau, Rasulullah SAW memberikan pendidikan moral bahwa saling mendoakan mempererat tali silaturahmi.
Edukasi adab ini mengajarkan umat Islam agar senantiasa santun, menjaga kebersihan, serta mengagungkan nama sang Pencipta.
Dengan mengamalkan sunnah ini, setiap Muslim tidak hanya menjaga kesehatan fisik tetapi juga meraih keberkahan rohani.
TAGS : hadits bersin adab bersin sunnah Rasulullah SAW