
Ilustrasi pembawa acara di sebuah event
Terasmuslim.com - Seorang pembawa acara atau Master of Ceremony (MC) memiliki peran vital sebagai pemandu aliran sebuah kegiatan agar berjalan tertib dan bermakna.
Dalam pandangan Islam, profesi maupun tugas membawakan acara hendaknya dipijakkan di atas landasan adab dan niat untuk menebar kebaikan.
Niat yang ikhlas karena Allah SWT menjadi modal utama agar setiap kata yang diucapkan bernilai pahala di sisi-Nya.
Langkah awal yang sangat dianjurkan bagi seorang pembawa acara adalah membuka majelis dengan mengagungkan nama Allah dan bersalawat.
Rasulullah SAW menegaskan pentingnya memulai perkara baik dalam hadis riwayat Abu Daud: "Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan pujian kepada Allah, maka perkara itu terputus (dari berkah)."
Seorang pembawa acara wajib menjaga kelurusan tutur kata dengan menghindari ucapan sia-sia, bohong, maupun lelucon yang melampaui batas.
Al-Qur`an memerintahkan umat beriman untuk senantiasa menyampaikan perkataan yang benar dan jujur dalam setiap kesempatan.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Ahzab ayat 70: "Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar."
Selain kejujuran lisan, menjaga pandangan serta penampilan yang menutup aurat dengan sopan merupakan bagian dari adab pemandu acara Islami.
Sikap rendah hati dan tidak dominan hingga mengambil porsi pembicara lain juga menjadi nilai etika yang sangat dijunjung tinggi.
Kemampuan menyampaikan pesan secara jelas, santun, dan mudah dipahami adalah manifestasi dari prinsip qaulan sadīdan dalam berinteraksi.
Rasulullah SAW memberikan keteladanan melalui sabdanya dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim: "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam."
Pengaturan alokasi waktu secara adil dan menghormati para pengisi acara serta tamu undangan menunjukkan sikap amanah seorang MC.
Sebelum menutup acara, pembawa acara hendaknya memimpin atau mengajak hadirin membaca doa kaffaratul majelis sebagai penyempurna.
Dengan menerapkan adab-adab Islami ini, seorang pembawa acara tidak hanya sukses mengarahkan kegiatan tetapi juga berhasil menjaga kehormatan majelis.
TAGS : adab pembawa acara etika mc berkata baik