
Ilustrasi foto kecewa kepada takdir
Terasmuslim.com - Menghadapi kenyataan pahit dalam kehidupan sering kali menguji kekuatan iman dan keteguhan hati seorang hamba.
Sayangnya, tidak sedikit orang yang terjebak dalam pola pikir keliru saat menerima ketentuan yang dianggap buruk.
Salah satu kekeliruan terbesar adalah berprasangka buruk kepada Allah SWT seolah-olah Dia bersikap tidak adil.
Sebagian orang juga kerap menyalahkan situasi atau terus-menerus mengandai-andai hal yang telah berlalu dengan penuh penyesalan.
Padahal, Islam mengajarkan bahwa setiap ikhtiar yang gagal dan musibah yang hadir menyimpan hikmah yang sangat besar.
Allah SWT mengingatkan manusia dalam Al-Qur`an Surah Al-Baqarah ayat 216 tentang keterbatasan pengetahuan manusia.
Dalam ayat tersebut Allah berfirman, "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu."
Rasulullah SAW juga melarang keras ucapan pengandaian yang dapat membuka pintu godaan dan tipu daya setan.
Dalam hadis riwayat Muslim, Nabi SAW bersabda, "Janganlah kamu mengatakan `seandainya aku melakukan ini`, tetapi katakanlah `Allah telah takdirkan dan Apa yang Dia kehendaki Dia lakukan`."
Membuka pintu pengandaian hanya akan melahirkan rasa putus asa dan merusak rukun iman yang keenam.
Seseorang yang memiliki pemahaman tauhid yang lurus akan senantiasa bersabar serta ridha atas segala keputusan-Nya.
Rasulullah SAW memuji keindahan sikap seorang mukmin dalam hadis riwayat Muslim karena selalu bersyukur saat senang dan bersabar saat tertimpa musibah.
Pola pikir yang benar dalam menghadapi ujian adalah meyakini bahwa Allah tidak pernah menzalimi hamba-hamba-Nya.
Allah SWT menegaskan dalam Surah At-Taghabun ayat 11 bahwa tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang melainkan dengan izin Allah.
Oleh karena itu, ubahlah cara pandang saat tertimpa ujian agar hati senantiasa tenang dan meraih pahala tanpa batas.
TAGS : Takdir Buruk Prasangka Buruk Ridha Terhadap Takdir