KEISLAMAN

Hutang Wajib Dibayar Uang, Jangan Selesaikan dengan Maaf

Yahya Sukamdani| Selasa, 11/08/2026
Tanggung jawab hutang piutang wajib dituntaskan dengan uang, bukan permohonan maaf. Ilustrasi meninggal masih berhutang

Terasmuslim.com - Dalam kehidupan bermasyarakat, transaksi hutang piutang sering kali menjadi solusi finansial mendesak antar-sesama manusia.

Namun, Islam menegaskan bahwa hutang adalah akad yang membawa konsekuensi hukum serta kewajiban moral yang sangat berat.

Permohonan maaf atau alasan lisan tidak pernah bisa menggantikan kewajiban mengembalikan harta yang telah dipinjam.

Setiap peminjam wajib menyadari bahwa hak adami / hak manusia atas harta orang lain harus diselesaikan secara tuntas di dunia.

Baca juga :

Allah SWT memberikan panduan tegas mengenai tata cara muamalah hutang piutang dalam Al-Qur`an Surah Al-Baqarah ayat 282.

Dalam ayat terpanjang tersebut, Allah memerintahkan agar setiap transaksi tidak tunai dicatat dengan benar dan dipenuhi persyaratannya.

Tindakan sengaja menunda pembayaran hutang padahal memiliki kemampuan merupakan bentuk kezaliman yang dilarang keras.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim bahwa penundaan pembayaran hutang oleh orang yang mampu adalah sebuah kezaliman.

Bahkan, beban kewajiban hutang yang belum lunas akan terus terbawa hingga hari kiamat dan menggantung jiwa seseorang.

Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, Nabi SAW bersabda bahwa jiwa seorang mukmin itu terikat dengan hutangnya hingga hutang tersebut dilunasi.

Kedudukan hukum hutang sangat krusial hingga dosa orang yang mati syahid pun tidak menghapuskan tanggung jawab finansial ini.

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menegaskan bahwa semua dosa orang yang mati syahid diampuni kecuali kewajiban hutangnya.

Jika tidak dituntaskan di dunia dengan uang, hutang tersebut kelak akan dibayar menggunakan amalan kebaikan di akhirat.

Oleh karena itu, mempermudah ikhtiar melunasi hutang adalah jalan keselamatan agar tidak merugi di hadapan Allah SWT.

Komitmen untuk membayar hutang tepat waktu dengan harta merupakan bukti nyata dari kejujuran iman serta keluhuran akhlak seorang Muslim.

TAGS : Hukum Hutang Bayar Hutang Dosa Hutang Piutang

Terkini