
Ilustrasi Garuda Pancasila
Terasmuslim.com - Anggapan bahwa Pancasila tidak Islami merupakan sebuah kekeliruan berpikir yang perlu diluruskan secara mendalam.
Para ulama pendiri bangsa justru merumuskan Pancasila sebagai cerminan nilai-nilai luhur syariat Islam.
Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, secara mutlak menegaskan prinsip tauhid yang paling mendasar dalam Islam.
Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur`an Surat Al-Ikhlas ayat 1 yang berbunyi, “Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah, Yang Maha Esa.”
Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, memerintahkan kita untuk menegakkan keadilan tanpa pandang bulu.
Allah SWT menegaskan perintah luhur ini dalam Al-Qur`an Surat An-Nisa ayat 135 tentang kewajiban menjadi penegak keadilan.
Sila ketiga, Persatuan Indonesia, merupakan manifestasi nyata dari konsep ukhuwah atau persaudaraan dalam Islam.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Bukhari, “Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain.”
Sila keempat mengajarkan kita tentang pentingnya musyawarah untuk mufakat dalam mengambil setiap keputusan publik.
Prinsip syura ini diperintahkan langsung oleh Allah SWT dalam Al-Qur`an Surat Asy-Syura ayat 38 mengenai urusan yang dimusyawarahkan.
Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menjadi tujuan utama dari misi risalah Islam.
Nabi Muhammad SAW senantiasa mengingatkan umatnya melalui hadis riwayat Muslim, “Takutlah kalian akan kezaliman, karena kezaliman adalah kegelapan di hari kiamat.”
Maka dari itu, menolak Pancasila dengan dalih agama adalah sebuah tindakan yang ahistoris dan tidak berdasar.
Pancasila bukanlah agama pengganti, melainkan sebuah kesepakatan mulia (kalimatun sawa) untuk menjaga keutuhan bangsa.
Mari kita jaga ideologi bangsa ini sebagai wujud syukur dan ketaatan kita kepada Allah SWT.
TAGS : Pancasila menurut Islam Hubungan Islam dan Pancasila