KEISLAMAN

Persatuan Indonesia Wujud Nyata Perintah Ukhuwah Islamiyah

Yahya Sukamdani| Selasa, 02/06/2026
Merajut tenun kebangsaan demi menjaga keutuhan NKRI sesuai syariat. Ilustrasi foto simbol sila 3 Pancasila

Terasmuslim.com - Sila ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia, merupakan pilar kebangsaan yang sangat vital untuk menjaga keutuhan di tengah keberagaman etnis dan budaya.

Bagi setiap Muslim, komitmen terhadap persatuan nasional ini bukanlah hal baru, melainkan manifestasi dari perintah suci tentang ukhuwah.

Islam sangat melarang perpecahan dan memandang keragaman sebagai sunnatullah yang seharusnya menjadi sarana untuk saling mengenal, bukan saling memusuhi.

Allah SWT menegaskan prinsip keragaman tersebut dalam Surah Al-Hujurat ayat 13, "Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal."

Baca juga :

Melalui ayat ini, Al-Qur`an mendidik kita bahwa perbedaan latar belakang adalah modal sosial untuk membangun harmoni, bukan alasan untuk memicu konflik.

Selain itu, umat Islam diperintahkan untuk selalu berpegang teguh pada tali persatuan dan dilarang keras bercerai-berai demi syahwat politik atau kelompok.

Prinsip persatuan ini termaktub jelas dalam Surah Ali `Imran ayat 103, "Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai."

Ketika persatuan nasional terjaga, maka stabilitas negara akan tercipta sehingga dakwah dan ibadah dapat dijalankan dengan tenang serta khusyuk.

Rasulullah SAW juga memberikan teladan nyata bagaimana mempersatukan kaum Muhajirin, Anshar, serta komunitas lintas iman melalui Piagam Madinah yang monumental.

Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari, beliau mengumpamakan ikatan persaudaraan seiman bagaikan satu arsitektur yang kokoh, "Seorang mukmin dengan mukmin lainnya seperti satu bangunan yang saling menguatkan."

Perpecahan dan fanatisme golongan (ashabiyah) hanya akan melemahkan kekuatan bangsa serta mengundang kehancuran bagi tatanan sosial yang ada.

Oleh karena itu, menjaga persatuan Indonesia adalah kewajiban moral yang selaras dengan upaya memelihara kedamaian di muka bumi.

Umat Islam harus menjadi pelopor dalam meredam polarisasi, menangkal hoaks, serta merekatkan kembali keretakan sosial yang terjadi di masyarakat.

Dalam hadis lain riwayat Muslim, Nabi SAW bersabda, "Janganlah kalian saling mendengki, saling menipu, saling membenci, saling membelakangi, dan jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara."

Dengan demikian, mengamalkan sila ketiga dengan ketulusan hati berarti kita sedang menjalankan salah satu perintah terbesar dalam agama demi kemaslahatan bersama.

TAGS : Ukhuwah Islamiyah Sila Ketiga Menjaga Persatuan Bangsa

Terkini