KEISLAMAN

Angin Sebagai Tentara Allah Penolong Para Nabi

Yahya Sukamdani| Jum'at, 29/05/2026
Al-Qur`an mengungkap kedahsyatan hembusan angin sebagai utusan penegak keadilan. Ilustrasi foto angin kencang

Terasmuslim.com - Fenomena pergerakan udara di bumi bukan sekadar sirkulasi atmosfer alamiah tanpa tujuan ilahi.

Dalam panggung sejarah para nabi, angin sering kali bermutasi menjadi tentara Allah yang dahsyat.

Kehadirannya diutus secara khusus untuk menolong utusan-Nya sekaligus menumbangkan kesombongan kaum pembangkang.

Al-Qur`an merekam dengan sangat jelas bagaimana kaum `Ad yang perkasa runtuh seketika.

Baca juga :

Allah SWT mengabadikan peristiwa memilukan tersebut di dalam mushaf Surah Al-Haqqah ayat 6.

“Adapun kaum ‘Ad, maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang.” (QS. Al-Haqqah: 6).

Melalui hembusan angin dingin yang ekstrem tersebut, peradaban mereka yang megah sirna tanpa sisa.

Sebaliknya, angin juga bisa menjadi pelayan setia yang tunduk pada perintah nabi kekasih Allah.

Hal ini secara eksplisit ditegaskan oleh Allah SWT dalam Surah Al-Anbiya ayat 81.

“Dan Kami (tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang yang berhembus dengan perintahnya...” (QS. Al-Anbiya: 81).

Bagi Nabi Sulaiman AS, tentara tak kasat mata ini berfungsi sebagai kendaraan super cepat.

Nabi Muhammad SAW pun senantiasa menaruh rasa hormat dan kewaspadaan yang tinggi terhadap angin.

Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Aisyah RA menceritakan kecemasan Rasulullah SAW saat angin kencang bertiup.

Beliau segera bermunajat memohon kebaikan dari angin tersebut dan berlindung dari potensi keburukannya.

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini... dan aku berlindung dari keburukannya.” (HR. Muslim).

Kisah-kisah ini menegaskan bahwa seluruh unsur alam sejatinya tunduk mutlak pada komando penciptanya.

Sudah sepatutnya kita mengambil iktibar agar selalu bersikap rendah hati di hadapan kuasa-Nya.

TAGS : angin tentara Allah mukjizat Nabi angin kencang

Terkini