KEISLAMAN

Pasukan Gajah Abrahah dan Bukti Kekuasaan Allah

Yahya Sukamdani| Minggu, 24/05/2026
Kisah hancurnya kesombongan penguasa Yaman di hadapan Kabah suci. Ilustrasi Kisah Pasukan Gajah Takluk oleh Burung dari Langit (Foto: Alsahwah)

Terasmuslim.com - Peristiwa penyerangan Kabah oleh pasukan gajah pimpinan Abrahah Al-Asyram merupakan salah satu tonggak sejarah paling ikonik mengenai bagaimana Allah SWT menghancurkan kesombongan manusia.

Abrahah, seorang penguasa dari Yaman, merasa iri dan murka karena pusat perhatian dan peradaban bangsa Arab seluruhnya tertuju pada bangunan suci Kabah di Makkah.

Demi memalingkan kiblat tersebut, ia membangun sebuah gereja megah bernama Al-Qullais di Sana`a, namun rencana besarnya itu berujung pada kegagalan total.

Didorong oleh rasa amarah dan keangkuhan yang memuncak, Abrahah kemudian mengerahkan ribuan pasukan tempur yang diperkuat oleh barisan gajah raksasa untuk meruntuhkan Kabah.

Baca juga :

Masyarakat Makkah yang dipimpin oleh Abdul Muthalib menyadari ketidakberdayaan mereka, memilih mengungsi ke bukit-bukit, dan memasrahkan perlindungan Kabah sepenuhnya kepada pemilik semesta.

Ketika pasukan angkuh tersebut bersiap menghancurkan rumah suci, gajah utama yang bernama Mahmud tiba-tiba bersimpuh dan menolak keras untuk melangkah maju menuju Kabah.

Seketika itu juga, Allah SWT mengirimkan balasan yang tak terduga berupa gelombang kawanan burung Ababil yang datang berbondong-bondong memenuhi langit Makkah.

Setiap burung membawa batu-batu kecil yang membara dari tanah yang terbakar di neraka (Sijjil) untuk dilemparkan tepat ke arah pasukan Abrahah.

Tragedi kehancuran pasukan sombong ini diabadikan secara abadi oleh Allah SWT dalam lembaran suci Al-Qur`an melalui Surah Al-Fil.

"Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah?" (QS. Al-Fil: 1).

Serangan batu membara tersebut membuat pasukan gajah yang tadinya tampak tak terkalahkan langsung hancur lebur seperti dedaunan yang dimakan ulat.

"Sehingga Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat)." (QS. Al-Fil: 5).

Peristiwa dahsyat yang menghancurkan kesombongan ini terjadi pada tahun yang sangat bersejarah, yang kemudian dikenal oleh bangsa Arab sebagai Tahun Gajah.

Pada tahun yang sama dengan hancurnya pasukan Abrahah inilah, Nabi Muhammad SAW dilahirkan ke dunia membawa cahaya kebenaran mutlak.

Rasulullah SAW dalam sebuah hadis mengingatkan umatnya tentang kesucian kota Makkah yang selalu berada di bawah perlindungan langsung dari ketetapan Allah SWT.

Beliau bersabda, "Sesungguhnya Allah telah menahan pasukan gajah dari memasuki Makkah, dan Dia telah memberikan kekuasaan kepada Rasul-Nya dan orang-orang mukmin atasnya." (HR. Bukhari).

Melalui kisah tragis Abrahah, Allah SWT meletakkan sebuah pesan editorial yang jelas bahwa kekuatan materi sekuat apa pun akan hancur seketika jika berhadapan dengan kesombongan.

TAGS : pasukan gajah hancurnya kesombongan hadis tahun gajah

Terkini